Tegartia's Blog

November 22, 2009

OTOT ORIGO DAN INSERSIO DALAM TUBUH

Filed under: Tugas Kuliah — Tag:, , , , — tegartia @ 10:51 pm

Berdasarkan perlekatannya dibedakan  menjadi :

1.  Origo

Yaitu bagian ujung otot yang melekat pada tulang dengan pergerakan yang tetap/stabil pada saat kontraksi. Otot berasal dari pertengahan facies anterior dari badan tulang radius dan membrana interossea antara radius dan ulna.

2.  Insersio

Otot berakhir di basis tulang ibu jari. Yaitu bagian ujung otot yang melekat pada tulang dengan pergerakan yang berubah posisi pada saat kontraksi.

Otot Berpasangan

Otot bekerja berpasangan untuk mendorong terjadinya gerakan. Sebagai misal, pada manusia otot-otot bisep dan trisep bekerja berlawanan. Kerja kedua macam otot ini bersifat antagonis. Ujung otot bisep melekat pada tulang belikat yang merupakan bagian yang tidak bergerak (origo). Ujung lainnya melekat pada tulang pengumpil, yang merupakan tulang yang digerakkan (insersio). Otot-otot trisep melekat pada tulang yang dan belikat (origo). Ujung lainnya melekat pada tulang hasta (insersio). Dalam hal ini tulang hasta adalah bagian yang bergerak. Radius Otot bisep disebut juga sebagai fleksor, karena otot ini membengkokkan sendi. Saat bisep berkontraksi, otot ini menarik tulang pengumpil sehingga membengkokkan sendi engsel pada siku. Untuk meluruskan tangan, terjadi proses sebaliknya. Saat otot trisep berkontraksi, tulang hasta ditarik ke arah bawah, dan bisep berelaksasi. Hasilnya tangan menjadi lurus. Otot trisep disebut sebagai ekstensor karena meluruskan sendi. Dua macam otot bisa bekerja tidak berlawanan atau bersifat sinergis. Contoh dari otot-otot sinergis adalah otot bisep dengan otot lengan bawah. Kedua macam otot ini sama-sama berkontraksi saat lengan membengkok .

Otot Kepala dan  Leher Otot Kepala

Otot kepala dapat dikelompokkan menjadi 4 grup utama jika dikaitkan dengan  embriologi (ontogeni), penyarafan, dan fungsi (lihat Tabel bawah).

Grup otot Asal penyarafan
1. Otot mastikasi (mengunyah) Arkus faringeus pertama Rami mandibula N. Trigeminus (NC V)
2. Otot mimik  Otot faring dan palatine Arkus faringeus keduaArkus faringeus ketiga dan keempat N. facialis (NC VII)N. Glosofaringeus (NC IX) dan Vagus (NC X)
3. Otot laring Otot bola mata luar Arkus faringeus keenamSomit preotic (hipotetik) N. Vagus (NC X)N. Oculomotorius (NC III), Trochlearis (NC IV) dan Abducent (NC VI)
4. Otot lingualis Somites postotic (Hipotetik) N. Hypogllosus (NC XII)

Kelompok Otot TrigeminalisKelompok otot trigeminalis merupakan kelompok otot yang disarafi oleh rami mandibularis N. Trigeminus (NC V) atau nervi mandibularis. Otot ini meliputi otot mastikasi (mengunyah), m. mylohyoideus, dan m. tensor veli palatini pada langit-langit lunak.Otot mastikasi meliputi:

  1. M. temporalis. Origo luas pada permukaan lateral cranii, dan menguncup menuju insersio pada processus coronoideus mandibula. Fungsi utamanya menarik rahang bawah ke atas (gerakan seperti gunting).
  2. M. masseter. Menempati bagian lateral mandibula. Origonya dari daerah maxillaris kepala dan archus zygomaticus. Insersionya lebar pada mandibula agak di belakang. Otot ini sering multipenatus yang dipisahkan oleh tendo yang kuat. Arah serabut otot berbeda-beda dengan fungsi yang berbeda pula. Sebagian serabut menarik rahang bawah ke depan, dan lainnya menarik ke belakang. Tetapi fungsi secara umum adalah menarik rahang bawah ke atas dan ke sisi yang aktif. Saat mastikasi, pada satu waktu, kontraksinya terbatas pada satu sisi yang aktif saja.
  3. M. pterygoideus. Otot ini berada di sisi medial mandibula. Berorigo pada daerah pterygopalatine kepala menuju medial mandibula. Otot ini terbagi dua yaitu bagian lateral (kecil) dan bagian medial (lebih besar). Beberapa serabut otot bagian lateral dilekatkan ke discus articularis, dan berfungsi membantu mengontrol pergerakan rahang bawah. Tetapi fungsi utama otot pterygoideus adalah mengangkat rahang bawah dan menarik ke dalam dengan sedikit gerakan ke depan secara bersamaan. Pada spesies yang membutuhkan gerakan rahang bawah transversus, m. masseter dan lawannya m. pterygoideus mungkin membentuk satu pasangan fungsional.
  4. M. digastricus. Membuka mulut merupakan fungsi utama m. digastricus, selain dibantu oleh gaya gravitasi. M. digastricus berjalan dari kepala, melewati bagian belakang persendian temporomandibularis, menuju angulus mandibula. Otot ini tersusun ata dua venter. Venter rostralis disarafi oleh rami mandibularis  n. trigeminus atau n. mandibularis, dan venter caudalis disarafi oleh n. facialis. Hal ini mengindikasikan otot digastricus berasal dari lapisan mesodemis dua arkus faringeus pertama.

About these ads

13 Komentar »

  1. thanks gan. atas posting mu. hehe

    Komentar oleh ramadhan — September 5, 2011 @ 1:35 pm

  2. Thanks ya
    jadi tau dech

    Komentar oleh well yuni — Oktober 24, 2011 @ 5:40 am

  3. makasih infonya mas..

    Komentar oleh BerbagaiHal — November 14, 2011 @ 3:22 pm

  4. makasih banget buat infonya

    Komentar oleh rizkia salsabilla — Februari 28, 2012 @ 7:20 am

  5. Thanks For this Posted…

    mga dapat bermanfaat..

    Komentar oleh CASMAN NDRURU — April 8, 2012 @ 4:59 pm

  6. persamaan otot origo dan insersi apa?!

    Komentar oleh khansa fm — April 27, 2012 @ 10:50 am

  7. thanks kale gan, bermanfaat banget

    Komentar oleh Ikhsan ( L4bambo) — September 1, 2012 @ 11:32 am

  8. makasih buat informasixa

    Komentar oleh natalie — Oktober 9, 2012 @ 6:53 am

  9. .trus otot yang terletak di antara origo dan insersio itu apa??????

    Komentar oleh rima — Oktober 30, 2012 @ 12:52 am

  10. thank you very much ,,, utk infonya ,,, smoga bs membuat postingan yg lebih banyak lagi !!!

    Komentar oleh Muh.Mardiansyah — Desember 5, 2012 @ 8:48 am

  11. thank you.atas infonya…….

    Komentar oleh serliana — Oktober 7, 2013 @ 2:05 pm

  12. otot yg terletak diantara origo dan insersio itu disebut apa?

    Komentar oleh khalimah — November 17, 2013 @ 12:54 am

  13. CONTOH DARI origo dan insersi!!!!!!!!!!!!!!!!!

    Komentar oleh azhezha — November 25, 2013 @ 12:07 pm


Umpan RSS untuk komentar-komentar pada pos ini. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

The Banana Smoothie Theme. Buat website atau blog gratis di WordPress,com.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: