<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Tegartia&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://tegartia.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tegartia.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Jan 2012 13:14:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='tegartia.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Tegartia&#039;s Blog</title>
		<link>http://tegartia.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://tegartia.wordpress.com/osd.xml" title="Tegartia&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://tegartia.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>AKUATIK (AKTIFITAS AIR)</title>
		<link>http://tegartia.wordpress.com/2010/01/05/akuatik-aktifitas-air/</link>
		<comments>http://tegartia.wordpress.com/2010/01/05/akuatik-aktifitas-air/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Jan 2010 14:38:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tegartia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tugas Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[bentuk latihan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengertijan]]></category>
		<category><![CDATA[renang gaya dada]]></category>
		<category><![CDATA[renang gaya punggung]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tegartia.wordpress.com/?p=229</guid>
		<description><![CDATA[A. Sejarah Renang Renang adalah olahraga yang menyenangkan, sebab hampir semua otot tubuh bergerak sehingga seluruh otot berkembang dengan pesat dan kekuatan perenang bertambah meningkat. Olahraga renang yang dilakukan pada zaman dahulu terutama sebagai alat bela diri di dalam alam pada masa lalu.  Olahraga renang dimulai sejak abad 19 di London. Sekitar athun 1937, hanya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tegartia.wordpress.com&amp;blog=10058445&amp;post=229&amp;subd=tegartia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>A. Sejarah Renang Renang adalah olahraga yang menyenangkan, sebab hampir semua otot tubuh bergerak sehingga seluruh otot berkembang dengan pesat dan kekuatan perenang bertambah meningkat. Olahraga renang yang dilakukan pada zaman dahulu terutama sebagai alat bela diri di dalam alam pada masa lalu.</p>
<p><span id="more-229"></span> Olahraga renang dimulai sejak abad 19 di London. Sekitar athun 1937, hanya terdapat 6 kolam renang di daerah itu. Popularitas renang terus membaik dan pada tahun 1869 beberpa asosiasi mulai muncul. Sedangkan di Amerika baru tahun 1888 mulai berkembang dan tahun 1920 berhasil merajai perlombaan renang internasional. Pada tahun 1902, Richard Chevill perenang Australia membuat rekor baru, yaitu berenang sejauh 100 meter dalam waktu 48,6 detil. Cavil menggunakan side arm stroke (gaya renang yang pertama), akan tetapi merugah tendangan kaki dari guntingan menjadi kipasan ke atas dan ke bawah. Gaya ini selanjutnya dikenal dengan nama Australia crawl. Perkembangan renang dunia selanjutnya, pada tahun 1953 telah membuahkan bermacam-macam gaya renang, diantaranya gaya dada (Breast stroke), gaya punggung (Back stroke) dan gaya kupu-kupu (Butterfly stroke). Tahun 1904, berdirilah kolam renang pertama kali di Indonesia yaitu di Citampelas Bandung. Akhirnya pada tanggal 24 Maret 1951Perserikatan Berenang Seluruh Indonesia yang disingkat PBSI dengan ketuanya Poersoedarmo. Pada tahun 1952 PBSI diteerima menjadi anggota organisasi renang dunia yang disebut FINA (Federation Internationale de Nation Amateur). Pada tahun 1957 PBSI dirubah namanya menjadi PRSI (Persatuan Renang Seluruh Indonesia). B. Manfaat Renang Bagi Siswa 1. Pengaruh renang terhadap pertumbuhan tubuh : a. Mempengaruhi peredaran darah. b. Mempengaruhi pernapasan. c. Mempengaruhi otot. 2. Pengaruh renang terhadap psikologi : Aspek psikologis berenang bagi siswa memiliki nilai yang khas dan sangat luas cakupannya. Berenang dapat memupuk keberanian dan perasaan mampu serta percaya pada diri sendiri di samping untuk membangkitkan suasana keghembiraan yang tidak dijumpai dalam aktivitas jasmani lainnya. 3. Hal-hal yang harus dilakukan sebelum renang : a. Melakukan pemanasan untuk mencegah terjadinya kejang otot waktu berenang. Otot-otot yang harus diregangkan antara lain : b. Setelah itu mandilah air pancuran yang disediakan sebelum masuk ke kolam renang. c. Latihlah irama kaki terkebih dahulu sebelum bentuk latihan lain. d. Berjalan-jalan di dasar kolam dengan kedalaman yang cocok merupakan kesenangan yang menarik. 4. Hal-hal yang harus diperhatikan : Untuk menghindari kecelakaan di kolam renang, sebaiknya tidak melakukan hal-hal sebagai berikut : a. Dilarang mendorong teman dari pinggir kolam. b. Tidak berenang di tempat dalam sebelum menguasai renang. c. Dilarang meloncat dari pinggir kolam di tempat orang-orang ramai berkumpul. d. Dilarang meloncat di daerah kolam yang dangkal. e. Dilarang membasuh muka di pinggir kolam 5. Hal-hal yang harus dilakukan setelah berenang : a. Basuhlah muka agar jauh dari kotoran. b. Jika telinga kemasukkan air, meloncat-loncatlah agar air bisa keluar. c. Keringkan pakaian di tempat yang teduh. d. Istirahat yang cukup. e. Makan yang cukup. C. Ukuran Kolam Renang 1. Panjang kolam renang 50 m. 2. Lebar kolam renang 21 m. 3. Dinding harus vertikal dan sejajar. 4. Terdiri dari 8 lintasan. 5. Suhu 23o – 25o C. 6. Kedalaman kolam 1,8 m. 7. Tempat start tidak boleh licin dan kemiringannya tidak lebih dari 10o. 8. Garis-garis dasar lintasan dapat dibuat di dasar kolam untuk memberi petunjuk kepada perenang. D. Renang Gaya Bebas Gaya bebas adalah gaya yang dilakukan perenang selain dari gaya dada, gaya kupu-kupu, gaya punggung, dan seaktu berenang sudah samapai ujung kolah dan berbalik, perenang bisa menyentuh dinding kolam dengan apa saja dari bahan perenang. Gaya bebas menyerupai gaya renang seekor binatang. Oleh sebab itu disebut Crawl yang artinya merangkak. Gerakan asli dari gaya ini adalah menirukan gerakan dari anjing yang berenang atau dikenal dengan renang gaya anjing. Gaya bebas ini disebut juga gaya rimau yang berasal dari kata “harimau”. Gerakan gaya bebas pertama-tama dilakukan oleh Crawl Australia yaitu dilakukan dengan dua kali gerakan kengan dan disertai dua kali gerakan kaki. Beberapa lama kemudian berkembang sesuai dengan pertemuan-pertemuan baru dalam ilmu pengetahuan. Teknik-teknik renang gaya bebas ada beberapa hal sebagai berikut : 1. Posisi badan a. Tenik posisi badan 1) Posisi badan dalam renang gaya bebas harus sejajar dan sedatar mungkin. 2) Tubuh harus berputar pada garis pusat atau pada rotasinya. 3) Hindarkan kemungkinan-kemungkinan terjadinya gerakan-gerakan tangan atau kaki yang berakibat tubuh menjadi naik turun atau meliuk-liuk. 4) Sikap kepala normal dan pandangan lurus ke depan. b. Bentuk-bentuk latihan posisi badan/meluncur 1) Cara melakukan terapung telungkap a) Berdirilah dengan kedua lengan di samping badan kolam renang sedalam dada. b) Ambil napas sedalam-dalamnya dan bengkokkan badan ke depan, kedua lengan menempel pada paha. c) Rendahkan muka sampai ke dalam air, sampai kedua telingan tertutup air. d) Biarkan kedua tangan turun dari paha ke betis. e) Lakukan sikap terapung dengan posisi kedua lengan dan tungkai menggantung seperti ikan ubur-ubur. f) Angkat kepala ke atas agar kedua kaki menyentuh lantai. 2) Cara melakukan luncuran dengan pelampung a) Pada kedalaman kolam setinggi dada, peganglah ujung pelampung dengan kedua tangan. Ambil napas sedalam-dalamnya dan doronglah kedua kaki pada lantai ke depan, hingga tubuh membentuk posisi harus terapung di permukaan air. Larutkan kedua tungkai ke belakang. b) Apabila siswa mampu melakukan posisi ini selama 02 detik, lanjutkan latihan berikutnya. Untuk dapat melakukan kembali, berdiri kembali ke posisi semula, tekan pelampung, angkat kepala ke atas dan turunkan kaki ke bawah serta lanjutkan terus ke posisi berdiri. 3) Cara melakukan luncuran tanpa pelampung a) Pada kedalaman kolam setinggi dada, sisa berdiri menghadap pinggir dengan jarak kira-kira dua meter. Larutkan kedua tangan ke depan, masukkan muka ke dalam air dan dorongkan kedua kaki ke lantai hingga meluncur ke depan. b) Apabila siswa sudah mampu melakukan tugas itu pada jarak 3 meter lakukan latihan ini tetapi dimulai dari dorongan kaki ke dinding. Apabila pada latihan di atas siswa mampu melakukan luncuran sejauh kurang lebih 6 meter. 2. Latihan gerakan kaki a. Teknik gerakan kaki 1) Sikap permulaan a) Kedua lengan bertumpu pada lantai kolam tegak lurus dengan tubuh, jari-jari tangan menunjuk ke depan kedua tangan berpegangan pada tepi kolam. b) Tubuh dan kedua kaki lurus ke belakang rata dengan permukaan air (rata-rata air). c) Kepala atau muka menghadap ke depan. 2) Gerakan : a) Gerakan dimulai dari panggul dan berakhir dengan gerakan kibasan pergelangan kaki. b) Gerakan kaki yang ke atas dilakukan dengan lemas dan jangan terlalu tinggi tetapi cukup dekat dengan permuakaan air. c) Gerakan kaki yang ke bawah dilakukan agak kuat, terutama gerakan pergelangan kaki. Jarak antara kedua ujung kaki yang ke atas dan yang ke bawah ± 25 – 40 cm. b. Bentuk-bentuk latihan gerakan kaki 1) Gerak dasar menendang sambil duduk di pinggir kolam. 2) Gerak menendang sambil meluncur. 3) Gerak dasar menendang dan bernapas dengan pelampung 3. Latihan gerakan lengan a. Teknik gerakan lengan 1) Sikap permulaan : a) Siswa berdiri kangkang, badan dibungkukkan ke depan hingga rata dengan permukaan air, kedua lengan menjulur ke depan. b) Kepala atau muka menghadap ke depan di atas permukaan air. 2) Gerakan : a) Gerakan lengan pada gaya bebas dibagi dalam dua gerakan, yaitu gerakan menekan dan gerakan kembali ke posisi semula. b) Satu lengan dengan jari tangan rapat menekan ke bawah melalui garis tengah badan dan kemudian lengan mendorong ari ke belakang dan ke atas menuju ke samping badan. c) Siku dikeluarkan terlebih dahulu dari dalam air sementara tangan masih berada di dalam air melakukan gerakan mendorong air ke belakang dan ke atas. b. Bentuk-bentuk latihan gerakan renang 1) Pada latihan ini konsentrasi ditekankan pada gerak menarik dan mendorong air secara penuhdari depan sampai paha, sementara tangan berada di bawah badan kira-kira 15 cm. 2) Latihan dapat dilakukan dengan beberapa variasi gerakan antara lain : a) Sebangyak-banyaknya melakukan gerakan tangan dalam satu luncuran. b) Pelampung dipasang pada tungkai, dan siswa hanya melakukan gerakan tangan saja. c) Aktivitas belajar yang sama dengan menggunakan kacamata air. d) Siswa disuruh melihat gerakan bahu yang sedang melakukan gerakan pada setiap gerakan kedua. 4. Latihan pernapasan a. Teknik gerakan pernapasan 1) Sikap permulaan : Siswa berdiri kangkang di kolam dangkal dengan membungkukkan tubuh rata dengan air muka menghadap ke depan di antara kedua lengan yang diluruskan ke depan. 2) Gerakannya : a) Pernapasan dilakukan dengan memutar kepala ke kiri atau ke kanan, sehingga mulut berada dipermukaan air untuk mengambil udara. b) Gerakan ini dilakukan bersamaan ketika lengan yang searah dengan arah putaran kepala berada di belakang samping tubuh. c) Latihan pernapasan ini dikombinasikan dengan gerakan lengan agar siswa bisa mengatur irama pengambilan napas. d) Pengambilan udara dilakukan dengan mulut ialah untuk menghndari masukknya air ke hidung dan untuk mempersingkat waktu pengambilan udara karena harus dilakukan dengan cepat. b. Bentuk-bentuk latihan gerakan pernapasan 1) Cara melakukan gerak dasar a) Lakukan dengan terapung dengan posisi telungkup. Kedua tangan memegang dinding kolam. Gunakan pelampung di antara kedua lutut. b) Ambil napas dengan mulut dan masukkan muka ke dalam air. c) Mata melihat ke depan sedikit. d) Usahakan jangan mengangkat kepala, buka mulut ambil napas melalui mulut dengan cepat lalu masukkanlagi muka ke dalam air dan buang napas di dalam air. 2) Cara melakukan variasi gerak dasar mengambil napas a) Lakukan aktivitas belajar seperi di atas, dengan tangan gerak meluncur sambil menggunakan pelampung. b) Lakukan aktivitas belajar di atas, tanpa pelampung. c) Lakukan aktivitas belajar di tas, tetapi belum menekan pada penguasaan irama pengambilan napas. d) Lakukan aktivitas belajar di atas, sambil kaki digerakkan sementara pelampung dipegang. 5. Macam-macam latihan gaya bebas secara umum a. Latihan teknik gerakan kaki dengan kedua tangan dipegang teman Caranya adalah dikap menelungkupkan kedua tangan lurus ke depan dan kedua kaki luru ke belakang. kemudian mengerakkan kaki dengan gaya bebas naik turun naik menekan air dengan sumber gerakan pangkal paha. Hal ini dilakukan secara bergantian menempuh jarak 10 meter. b. Latihan teknik gerakan kaki dari sikap meluncur dari pinggir kolam Caranya adalah setelah melakukan gerak meluncur, dengan tetap mempertahankan kedua tangan lurus ke depan dan kedua kaki lurus ke belakang. kaki digerakknan turun naik secara bergantian. Hal ini dilakukan untuk menempuh jarak 10 meter. c. Latihan teknik gerakan tangan dengan kedua kaki dipegang teman Caranya dari sikap telungkup, kedua kaki lurus ke belakang dipegangi teman. Lakukan gerakan tangan renang gaya bebas, seperti yang telah dipelajari pada renag 1. Hal ini dilakukan dengan menempuh jarak 10 meter. d. Latihan teknik gerakan tangandari sikap meluncur dari pinggir kolam Caranya setelahgerakan luncur melakukan gerakan tangan gaya bebas, seperti yang telah dipelajari pada renang 1, dengan kedua kaki tetap lurus tidak bergerak. Hal ini dilakukan menempuh jarak 10 meter. e. Latihan renang gaya bebas Untuk latihan renan gaya bebas ini, diperlukan pernapasan jarak tempuh, untuk tahap 1 menempuh jarak 10 meter, untuk tahap 2 dengan jarak 15 meter, untuk tahap 3 menempuh jarak 20 meter, cobalah tahap 6 berenang dengan jarak 50 meter. 6. Rangkaian latihan gerakan renang gaya bebas Rangkaian renang gaya bebas terdiri dari : (1) Posisi badan, (2) Gerakan kaki, (3) Gerakan lengan, (4) Pengambilan napas. Cara melakukan renang gaya bebas adalah sebagai berikut : a. Posisi badan sejajar dan sedatar mungkin, walaupun masih membiarkan kaki sukup di dalam air. b. Gerakan kaki dimulai dari panggul dan berakhir dengan gerakan kibasan pergelangan kaki.Kaki kiri dan kaki kanan bergerak berganti ke atas dan ke bawah. c. Gerakan lengan pada gaya bebas dibagi dalam dua gerakan. Yaitu gerakan menekan dan gerakan kembali ke posisi semula. d. Pernapasan dilakukan dengan memutarkan kepala ke kiri atau ke kanan (pada umumnya kepala diputar ke satu arah) sehingga mulut berada di tas permukaan air untuk mengambil udara. E. Renang Gaya Dada Renang gaya dada dilakukan dengan start berdiri di atas balok start dengan badan dibungkukkan ke muka dan kedua lutut ditekuk. Sudut masuk gaya dada lebih tajam yakni sekitar 20o. Hal ini memungkinkan perenang untuk masuk ke dalam air lebih dalam, dan ada posisil lebih baik untuk melakukan tarikan lengan dan kaki yang panjang sebelum muncul kepermukaan air. 1. Teknik gerakan start gaya dada Teknik gerakan start gaya dada adalah sebagai berikut a. Dengan sikap melakukan start, kedua ujung-ujung jari kaki dikaitkan pada bibir balok start, dilakukan sikap membungkuk dengan ledua lengan berada lurus ke belakang, dan pandangan mata diarahkan lurus ke depan. b. Bungkukkan tubuh mendekati air, dengan sikap lengan di ayun ke belakang. c. Ayunkan lengan bergerak ke depan sehingga tubuh terdorong maju. d. Dengan dorongan ayunan itu, tubuh condong ke permukaan air. e. Sikap tubuh yang akan jatuh dibantu tumpuan telapak kaki, dan badan mulai lepas landas. f. Saat tubuh melayang, lengan dan kaki diusahakan dalam sikap yang lurus. g. Sikap tubuh ketika masuk permukaan air. 2. Pembalikan renang gaya dada Tenik pembalikan renang gaya dada adalah sebagai berikut : a. Kedua lengab perenang menyentuh dinding, serentak dan sama tinggi. b. Satu tangan lepas dari dinding dan kedua kaki menolak dengan kuat dari dinding. c. Kedua tangan lepas dari dinding, panggul dan kaki yang sudah ditekuk diputar. d. Setelah mendorong, kepala ada di antara kedu alengan dan pernang tenggelam di bawah permukaan air. e. Setelah tarikan tangan, mulai dengan lengan-lengan yang hmapir lurus dan menarik langsung ke samping dalam suatu garis yang sejajar dengan permukaan air. f. Lengan-lengan muali menekuk pada siku-siku ketika tangan agak menurun. Lengan dan siku ahmpir setinggi bahu. g. Siku menekuk ketika kedua tangan saling mendekat. Kepala rendah dalam usaha agar badan tidak naik ke permukaan. h. Kedua tangan hamoir saling bersentuhan ketika tekukan siku melebihi 90o. Setelah titik ini,kedua tangan akan mempercepat ke arah belakang dalam suatu gerakan serupa sabetan yang cepat ketika siku-siku diluruskan. i. Kedua siku hampir lurus sepenuhnya dan perenang siap mendorong air langsung ke tasa dengan telapak tangan. Renang adalah olahraga yang menyenangkan, sebab hampir semua otot tubuh bergerak sehingga seluruh otot berkembang dengan pesat dan kekuatan perenang bertambah meningkat. Gaya bebas adalah gaya yang dilakukan perenang selain dari gaya dada, gaya kupu-kupu, gaya punggung, dan seaktu berenang sudah samapai ujung kolah dan berbalik, perenang bisa menyentuh dinding kolam dengan apa saja dari bahan perenang. Renang gaya dada dilakukan dengan start berdiri di atas balok start dengan badan dibungkukkan ke muka dan kedua lutut ditekuk. Sudut masuk gaya dada lebih tajam yakni sekitar 20o.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tegartia.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tegartia.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tegartia.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tegartia.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tegartia.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tegartia.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tegartia.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tegartia.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tegartia.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tegartia.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tegartia.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tegartia.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tegartia.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tegartia.wordpress.com/229/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tegartia.wordpress.com&amp;blog=10058445&amp;post=229&amp;subd=tegartia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tegartia.wordpress.com/2010/01/05/akuatik-aktifitas-air/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0625fee91f5a5181970a0c6c71055932?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tegartia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SENAM LANTAI</title>
		<link>http://tegartia.wordpress.com/2010/01/05/senam-lantai-2/</link>
		<comments>http://tegartia.wordpress.com/2010/01/05/senam-lantai-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Jan 2010 14:30:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tegartia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tugas Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[hand stane]]></category>
		<category><![CDATA[jongkok]]></category>
		<category><![CDATA[rol belakang]]></category>
		<category><![CDATA[rol depan]]></category>
		<category><![CDATA[sikap lilin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tegartia.wordpress.com/?p=227</guid>
		<description><![CDATA[A. Sikap Lilin (Konstan) Merupakan sikap berdiri tegak lurus bertumpu pada kedua tangan dan kepala bagian depan. Rangkaian senam pada sikap lilin adalah termasuk senam lantai yang membutuhkan kekuatan, ketangkasan, dan keseimbangan. Latihan sikap lilin ini dapat dibantu dengan sesama teman dan dapat dilakukan ssecara bergantian. Cara melakukan sikap lilin : 1. Jongkok kedua kaki [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tegartia.wordpress.com&amp;blog=10058445&amp;post=227&amp;subd=tegartia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>A. Sikap Lilin (Konstan) Merupakan sikap berdiri tegak lurus bertumpu pada kedua tangan dan kepala bagian depan. Rangkaian senam pada sikap lilin adalah termasuk senam lantai yang membutuhkan kekuatan, ketangkasan, dan keseimbangan. Latihan sikap lilin ini dapat dibantu dengan sesama teman dan dapat dilakukan ssecara bergantian.</p>
<p><span id="more-227"></span>Cara melakukan sikap lilin : 1. Jongkok kedua kaki dapat dibantu teman yang berada di belakangnya. 2. Meletakkan kedua tangan pada matras membentuk posisi segitiga sama sisi. 3. Meletakkan dahi di atas matras di antra kedua lengan. 4. Mengangkat kedua kaki bersamaan dengan pinggul. 5. Pada waktu mengangkat kedua kaki bersamaan dengan pinggul. Teman yang berada di belakangnya memegang kedua kaki dan berusaha meluruskanya. 6. Setelah berdiri sikap lilin (Kopstand) dengan lurus pertahankan keseimbangannya. 7. Berikutnya berlatih sendiri berulang-ulang tanpa bantuan teman. 8. Melakukan sikap lilin yang didahului dengan awalan melangkah yang dilanjutkan dengan meloncatkan kedua tangan sehingga akhirnya dapat berdiri tegak. B. Rangkaian Gerak Guling Depan dan Guling Lenting Sebagai pemanasan maka lakukanlah guling ke depan dan guling lenting berulang-ulang agar tidak mudah pusing. Pelaksanaan latihan : a. Dari sikap jongkok, bungkukkan badan sambil mengarahkan kedua tangan ke matras. b. Setelah kedua tangan bertumpu pada matras, masukkan kepala di antara tangan dan lakukan guling ke depan. c. Saat punggung menyentuh matras, lentingkan badan ke depan dibantu dorongan lengan dan sentakkan kaki. d. Usahakan lentingan tersebut dapat membuat badan kembali berdiri seperti semula. C. Latihan Lenting Tengkuk (Neckspring) Latihan lenting tengkuk adalah suatu gerakan melenting badan ke atas depan yang disebabkan oleh lemparan kedua kaki dan tolakan kedua tangan. Tolakan ini dimulai dari sikap setengah guling ke belakang atau setengan guling ke depan kedua kaki rapat dan lutut lurus. Cara melakukan lenting lurus : 1. Sikap permulaan tidur terlentang, kedua kaki lurus rapat, kedua tangan di sisi badan. 2. Guling ke belakang, kedua tangkai lurus, sehingga kaki dekat kepala, siku dibengkokkan, telapak tangan bertumpupada lantai di sisi telinga. 3. Guling ke depan bersamaan dengan itu tolakan tungkai ke atas depan dan tolakan kedua tangan, sehingga badan melayang seperti membuat busur. 4. Gerakan mendarat, kedua kaki rapat dan gerakan pinggul didorongkan ke depan kemudian diikuti dengan gerakan badan mengikuti arah rotasi gerakan. D. Lenting Tangan (Hand Spring) Gerakan lenting tangan bukanlah suatu hal yang mudah, maka untuk dapat melakukan gerakan tersebut perlu latihan secara bertahap, yaitu : 1. Latihan melecutkan kedua kaki dilanjutkan dengan sikap kayang. Bentuk latihan ini dilakukan dari sikap tidur telentang. 2. Latihan melecutkan kedua kaki dilanjutkan dengan sikap berdiri. 3. Setelah menguasai latihan di atas, maka dilanjutkan dengan gerakan lencutan kedua kaki dari sikap handstand, kemudian mendarat dengan kaki pada matras dan langsung berdiri. 4. Latihan lenting tangan. a. Dengan melakukan awalan beberapa langkah. b. Letakkan kedua telapak tangan di atas matras. c. Kemudian diikuti dengan lecutan kedua kaki ke atas depan. d. Lecutan tersebut dibantu dengan gerakan pinggul, pinggang, dan tolakan kedua tangan. e. Dan kedua kaki mendarat pada matras secara bersamaan dan kembali pada sikap berdiri kedua tangan lurus ke atas. Rangkaian senam pada sikap lilin adalah termasuk senam lantai yang membutuhkan kekuatan, ketangkasan, dan keseimbangan. Sebagai pemanasan maka lakukanlah guling ke depan dan guling lenting berulang-ulang. Latihan lenting tengkuk adalah suatu gerakan melenting badan ke atas depan yang disebabkan oleh lemparan kedua kaki dan tolakan kedua tangan. Gerakan lenting tangan bukanlah suatu hal yang mudah, maka untuk dapat melakukan gerakan tersebut perlu latihan secara bertahap,</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tegartia.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tegartia.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tegartia.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tegartia.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tegartia.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tegartia.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tegartia.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tegartia.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tegartia.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tegartia.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tegartia.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tegartia.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tegartia.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tegartia.wordpress.com/227/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tegartia.wordpress.com&amp;blog=10058445&amp;post=227&amp;subd=tegartia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tegartia.wordpress.com/2010/01/05/senam-lantai-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0625fee91f5a5181970a0c6c71055932?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tegartia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BELA DIRI PENCAK SILAT</title>
		<link>http://tegartia.wordpress.com/2010/01/05/bela-diri-pencak-silat/</link>
		<comments>http://tegartia.wordpress.com/2010/01/05/bela-diri-pencak-silat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Jan 2010 14:21:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tegartia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tugas Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan]]></category>
		<category><![CDATA[jurus]]></category>
		<category><![CDATA[kuda-kuda]]></category>
		<category><![CDATA[Teknik]]></category>
		<category><![CDATA[tendangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tegartia.wordpress.com/?p=225</guid>
		<description><![CDATA[Gerakan-gerakan unsur pencak silat yang hendak kita pelajari adalah gerakan pencak silat yang sudah disusun oleh pengurus besar ikatan pencak silat Indonesia (IPSI). Gerakan-gerakan tersebut antara lain adalah sebagai berikut : Berdiri tegak melambangkan penyerahan yang mutlak kepada Tuhan Yang Maha Esa. Gerakan merendah melambangkan sikap seorang pesilat yang makin merendah diri bila makin tinggi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tegartia.wordpress.com&amp;blog=10058445&amp;post=225&amp;subd=tegartia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Gerakan-gerakan unsur pencak silat yang hendak kita pelajari adalah gerakan pencak silat yang sudah disusun oleh pengurus besar ikatan pencak silat Indonesia (IPSI). Gerakan-gerakan tersebut antara lain adalah sebagai berikut :</p>
<p><span id="more-225"></span></p>
<ol>
<li>Berdiri tegak melambangkan penyerahan yang mutlak kepada Tuhan Yang Maha Esa.</li>
<li>Gerakan merendah melambangkan sikap seorang pesilat yang makin merendah diri bila makin tinggi ilmunya seperti “ilmu padi”.</li>
<li>Gerakan melangkah dimulai dari kaki yang kanan melambangkan seorang pesilat selalu mendahulukan yangbaik.</li>
<li>Gerakan tanah melambangkan sikap cinta kepada tanah air.</li>
<li>Gerakan tangan menengadah ke atas melambangkan doa kepada Tuhan YME.</li>
<li>Gerakan menghormat dengan tangan dirangkap di depan hidung melambangkan penghormatan kepada para pendekar atau hadirin yang menyaksikan, serta memohon maaf sebelum melakukan gerakan pencak silat.</li>
<li>Gerakan salam IPSI melambangkan sebagai salam penghormatan seorang pesilat.</li>
</ol>
<p> </p>
<ol>
<li><strong>A.     </strong><strong>Jurus I: Taqwa dan Berbudi Pekerti Luhur</strong></li>
<li>Pola lantai lurus</li>
<li>Pola langkah geseran</li>
<li>Pasang 1. Kuda-kuda samping, kaki kanan dan berat badan di depan, tangan bertangkup kemudian terbuka ke depan.</li>
<li>Tangkislah dengan siku-siku dan tangan kanan bersedia.</li>
<li>Pukulan punggung tangan kiri.</li>
<li>Kaki kiri maju dan pukulan lurus ke depan-kiri.</li>
<li>Tangkisan merendah, dan duduk pada kaki kanan dan tangan menggaris ke tanah dengan satu jari. Gerakan ini melambangkan takwa kepada Tuhan YME.</li>
<li>Sikuan-kiri kemudian dan badan maju ke depan.</li>
<li>Pukulan punggung tangan-kiri.</li>
</ol>
<p> </p>
<ol>
<li><strong>B.     </strong><strong>Jurus II: Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945</strong></li>
<li>Pola lantai serong/gergaji</li>
<li>Pola langkah angkatan</li>
<li>Kaki kanan diangkat dan tangan kanan sejajar.</li>
<li>Pasang II, pasang serong (45<sup>o</sup>). Tangan kiri gerak tebak ke depan dengan lima jari terbuka melambangkan Pancasila</li>
<li>Colokan tangan kiri dan tumit kaki terangkat.</li>
<li>Tendangan busur depan kir.</li>
<li>Maju serong kiri, tangkisan buangan kanan.</li>
<li>Tebasan kiri dan kaki kanan seorng ke depan.</li>
</ol>
<p> </p>
<ol>
<li><strong>C.     </strong><strong>Jurus III: Cinta Bangsa dan Tanah Air</strong></li>
<li>Pola lantai segi empat atau lurus</li>
<li>Pola langkah berputar</li>
<li>Pasang III. Kuda-kuda tengah, kedua tangan silang di depan dada, dengan tangan kanan di depan. Tangkisan kanan buangan-kanan, dan kuda-kuda rendah, berat badan di kaki kiri.</li>
<li>Pukulan ayun kiri dan kaki kanan belakang.</li>
<li>Hindarkan ke bawah kaki kanan belakang tangan kiri memegang tanah yang melambangkan Tanah Air.</li>
<li>Sapuan depan kanan sambil duduk, dilanjutkan dengan tendangansamping dari bawah kanan dengan posisi berbaring.</li>
<li>Duduk sempok menghadap ke depan, dan kedua tangan bersilang di depan dada.</li>
<li>Melompat berdiri tegak kaki dibuka selebar bahu dan kedua tangan bersilang di depan dada.</li>
</ol>
<p> </p>
<ol>
<li><strong>D.     </strong><strong>Jurus IV: Persaudaraan dan Persatuan</strong></li>
<li>Pola lantai lurus</li>
<li>Pola langkah silang/berputar</li>
<li>Kuda-kuda ringan kanan di depan, kedua tangan silang di depan dada.</li>
<li>Pasang IV. Kaki kiri melangkah silang di belakang, kuda-kuda silang di belakang dan kedua tangan posisi hormat lambang Persaudaraan dan Persatuan.</li>
<li>Tolakan kanan denganbuku jari ditekuk.</li>
<li>Tendangan samping kanan dan tangan kanan mengepal di depan arah ke bawah.</li>
<li>Tendangan depan kiri dan tangan terbuka bersilang di depan dada.</li>
<li>Kaki kiri diletakkan di belakang, tangkisan tangan kiri dan tangan kanan bersedia di depan dada.</li>
<li>Maju pukul sengkol kanan dan tangan kiri bersedia di depan dada.</li>
</ol>
<p> </p>
<ol>
<li><strong>E.     </strong><strong>Jurus V: Kemajuan yang Berkepribadian Bangsa Indonesia</strong></li>
<li>Pola lantai lurus</li>
<li>Pola langkah berputar</li>
<li>Kaki kanan melangkah ringan ke depan dan kedua tangan silang di depan dada.</li>
<li>Sikutan kiri dengan kuda-kuda tengah di tempat.</li>
<li>Tendangan depan kanan, tangan kanan menepuk paha dan tangan kiri menyilang di depan kuda.</li>
<li>Pasang di bawah duduk pada kaki kanan, tangan kiri terbuka ke belakang.</li>
<li>Tendangan samping dari bawah kiri, posisi terbaring, tangan kiri ke depan kepala.</li>
<li>Kaki kiri diletakkan di depan semok dan tangan menjunjung ke atas (Menjunjung keberanian)</li>
<li>Badan perbutar ke kanan, tangkisan samping kanan dengan kuda-kuda depan kanan.</li>
</ol>
<p> </p>
<ol>
<li><strong>F.      </strong><strong>Jurus VI: Kebenaran, Keadilan dan Kejujuran</strong></li>
<li>Pola lantai lurus</li>
<li>Pola langkah angkatan</li>
<li>Pasang VI. Kaki kanan melangkah ke belakang, tangan kiri bersilang di perut.</li>
<li>Siku-siku dan kuda-kuda tengah di tempat.</li>
<li>Tendangan depan kanan, tangan kanan menepuk paha dan tangan kiri menyilang dada.</li>
<li>Pasang di bawah, duduk pada kaki kanan.</li>
<li>Tendangan samping dari bawah kiri, posisi berbaring, tangan kiri dan kanan menopang badan.</li>
<li>Kaki kiri diletakkan di depan dan tangan manjulang ke atas yang melambangkan Menjunjung Kebenaran.</li>
<li>Badan berputar ke kanan, tangkisan samping kanan dan kuda-kuda samping kanan.</li>
</ol>
<p> </p>
<ol>
<li><strong>G.    </strong><strong>Jurus VII: Tahan Cobaan dan Godaan</strong></li>
<li>Pola lantai lurus dan serong.</li>
<li>Pola langkah loncatan</li>
<li>Pasang VII. Kaki kanan meloncat serong ke belakang 45<sup>o</sup> kuda-kuda di kanan, kedua tangan terbuka ke di depan badan.</li>
<li>Angkat kaki kiri, kedu tangan menahan di depan badan.</li>
<li>Tendangan depan kanan sambil melompat di depan.</li>
<li>Tendangan depan kanan.</li>
<li>Loncat mundur, pasang VII kiri.</li>
<li>Badan putar kanan ke arah depan, kaki kanan ditarik, berat badan di kaki kiri dan kedua tangan bersedia di depan badan.</li>
</ol>
<p> </p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td><strong>RANGKUMAN</strong></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p> </p>
<p>Gerakan-gerakan unsur pencak silat adalah berdiri tegak, gerakan merendah, gerakan melangkah, gerakan tanah, gerakan tangan menengadah ke atas, gerakan salam IPSI, gerakan menghormat. Macam-macam jurus yang ada dalam bela diri pencak silat: Taqwa dan Berbudi Pekerti Luhur, Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945, Cinta Bangsa dan Tanah Air, Persaudaraan dan Persatuan, Kemajuan yang Berkepribadian Bangsa Indonesia, Kebenaran, Keadilan dan Kejujuran, Tahan Cobaan dan Godaan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tegartia.wordpress.com/225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tegartia.wordpress.com/225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tegartia.wordpress.com/225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tegartia.wordpress.com/225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tegartia.wordpress.com/225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tegartia.wordpress.com/225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tegartia.wordpress.com/225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tegartia.wordpress.com/225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tegartia.wordpress.com/225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tegartia.wordpress.com/225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tegartia.wordpress.com/225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tegartia.wordpress.com/225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tegartia.wordpress.com/225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tegartia.wordpress.com/225/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tegartia.wordpress.com&amp;blog=10058445&amp;post=225&amp;subd=tegartia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tegartia.wordpress.com/2010/01/05/bela-diri-pencak-silat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0625fee91f5a5181970a0c6c71055932?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tegartia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ATLETIK</title>
		<link>http://tegartia.wordpress.com/2010/01/05/atletik/</link>
		<comments>http://tegartia.wordpress.com/2010/01/05/atletik/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Jan 2010 14:06:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tegartia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tugas Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[alat]]></category>
		<category><![CDATA[bentuk latihan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengertian]]></category>
		<category><![CDATA[perkembangan]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tegartia.wordpress.com/?p=223</guid>
		<description><![CDATA[A. Sejarah Perkembangan Atletik Pertengahan abad ke-19, Inggris telah mengembangkan olahraga atletik ke seluruh dunia. Di Amerika Serikat, untuk pertama kali diperlombakan cabang atletik pada tahun 1876, itupun terbatas antar perguruan tinggi. Munculnya Athletic Club tahun 1870 di New York yang menandai perkembangan atletik sangat menggembirakan. Klub ini yang pertama kali mengadakan lomba atletik . [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tegartia.wordpress.com&amp;blog=10058445&amp;post=223&amp;subd=tegartia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>A. Sejarah Perkembangan Atletik Pertengahan abad ke-19, Inggris telah mengembangkan olahraga atletik ke seluruh dunia. Di Amerika Serikat, untuk pertama kali diperlombakan cabang atletik pada tahun 1876, itupun terbatas antar perguruan tinggi. Munculnya Athletic Club tahun 1870 di New York yang menandai perkembangan atletik sangat menggembirakan. Klub ini yang pertama kali mengadakan lomba atletik</p>
<p><span id="more-223"></span>. Bangsa Indonesia mengenal cabang olahraga atletik sejak zaman pernjajahan Belanda, yaitu tahun 1930. Saat itu para penjajah membneutk organisasi atletik yang diberi nama NIAU (Netherland Indische Athletic Unie) yaitu sebuah organisasi yang menyelenggarakan perlombaan atletik kemudia setelah itu bermunculan klub-klub atletik di berbagai daerah seperti Medan, Solo, Surabaya, Bnadung dsb. Setelah itu, berkat kerjasama pakar atletik, Indonesia berhasil membentuk organisasi atletik nasional yang diberi nama PASI (Persatuan Stletik Seluruh Indonesia) tepatnya pada tanggan 03 September 1930 di Semarang. Sebagai keinginan pertamanya pada tahun yang sama siselenggarakan oerlombaan atletik di Bandung. Perlombaan tersebut sekaligus dimaksudkan untuk memilih wakil-wakil Indonesia untuk diterjunkan pada Asean Games yang pertama di New Delhi India pada tahun 1951, terpilihlah sejumlah atlet Indonesia yang muncul di dunia atletik yang sejak itu mulai berkembang. Kata atletik berasak dari bahawa Yunani yaitu Athlon atau Athlum artinya pertandingan, perlombaan, pergulatan atau perjuangan. Istilah athletic dalam bahasa Inggris dan athletic dalam bahasa Jerman mempunyai engertian yang luas meliputi berbagai cabang olehraga yang persifat perlombaanatau pertandingan. Atletik adalah olahraga yang tumbuhdan berkembang bersamaan dengan kegiatan alami manusia B. Pengetian Lompat Tinggi Gaya Straddle Lompat tinggi gaya straddle adalah salah satu gaya dalam lompat tinggi yang sampai saat ini masih digunakan dalam perlombaan dan diajarkan di sekolah-sekolah sejak munculnya gaya flop, popularitas gaya straddle mulai menurun dan tidak pernah digunakanlagi dalam perlombaan besar seperti PON apalagi dalam kejuaraan internasional. Perbedaan antara gaya straddle dengan gaya-gaya lainnya adalah dilihat dari pelaksanaannya melewati mistar yang mengharuskan kaki dibuka lebar hingga sebelum pelaksanaan pendaratannya, kedua kaki itu tetap diuka lebar. Dari segi lain, perbedaannya adalah pada kaki tolak yang digunakan pada gaya ini dan mendarat dengan kaki ayun (terjatuh). Perbedaan sikap tubuh selama di udara, gaya straddle dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu horisontal straddle dan arch/dive straddle. C. Teknik Dasar Lompat Tinggi Gaya Straddle 1. Teknik Awalan a. Arah Awalan lompat tinggi gaya straddle dilakukan dalam garis lurus yang menyerang dari permukaan depan matras pendaratan. Sudut yang disarankan adalah sekitar 20 – 30 derajat dari garis lurus matras, tetapi dapat juga awalan tersebut berbentuk lengkung dengan sudut 45 – 55 derajat terhadap letak mistar. b. Kecepatan Kecepatan awalan lompat tinggi hanya diperlukan untuk mendorong badan untuk melewati mistar. Panjang awalan delapan langkah, empat langkah terakhir lebih lebar dari empat langkah yang pertama. Agar selalu bertumpu pada titik tumpu yang tepat dianjurkan menggunakan tanda-tanda, kalau tumpuan dilakukan dengan kaki kir maka awalan dimulai dari sebelah kiri 2. Teknik Tolakan Kaki Tolakan adalah psoses merubah momentum horisontal awalan menjadi momentum vertikal yang diperlukan untuk melewati mistar. Tolakan kaki tumpu harus kuat agar menghasilkan gerakan naik yang maksimum. 3. Teknik Melewati Mistar Setelah mencapai titik tinggi maksimum badan diputar kek kiri penuh, dengan kepala mendahului melewati mistar, perut dan dada menghadap ke bawah. Kaki tumpuan yang semula bergantung ditarik dalam sikap kangkang. Pada saat ini, kaki kanan sudah turun dan tangan sudah bersiap-siap membantu mendarat. 4. Teknik Mendarat Setelah melewati mistar dan jatuh ke punggung tidak membahayakan bagi pelompat. Tetapi kalau tempat pendaratan merupakan bak pasir karena bak lompat yang empuk dan aman tidak ada, maka pendaratan dilakukan dengan kaki kanak (kaki ayun) dan dibantu oleh kedua tangan. Kalau badan terpaksa dijatuhkan, yang jatuh terlebih dahulu adalah pundak bagian kanan kemudian terus berguling. D. Hal-hal yang Harus Diutamakan 1. Rendahkan titik pusat garvitasi pada saat langkah terakhir. 2. Bertolak dan angkatlah vertikal ke atas dengan gerakan lengan secara benar. 3. Angkatlah kaki ayun dengan gerakan tendangan. 4. Luruskan kaki ayun pada saat melewati kaki penolak. 5. Angkatlah kaki penolak bengkok ke arah bahu. 6. Turunkan kepala dan bahu. 7. Turunkanlah kaki ayun di sebelah lain dari mistar. 8. Bukalah keluar dari kaki tolak. E. Kesalahan-kesalahan yang Sering Terjadi 1. Awalan kurang baik, kurang cepat/terlalu cepat. 2. Pada waktu menumpu kurang kuat. 3. Pada waktu melewati mistar kepala mendahului melewati mistar. F. Lompat Jauh Gaya Menggantung Disebut juga gaya tegak (Schnepper/Hag Style). Agar dapat menguasai lompat jauh, seorang pelompat harus menguasai teknik-teknik lompat jauh yaitu awalan, tolakan, saat melayang, dan mendarat. Teknik tersebut antara lain : 1. Teknik awalan Jarak awalan biasanya dilakukan sejauh 30 – 45 m, dalam lintasan berukuran panjang 40 – 45 mdan lebar 1,21 – 1,22 m. Sebelum awalan biasanya didahului oleh sikap start. Awalan lompat jauh berfungsi untuk mendapatkan kecepatan lari pada waktu akan melompat. Awalan dilakukan dengan lari secepat-cepatnya tanpa merubah langkah, konsentrasikan agar dapat melakukan lompatan (tolakan) dengan baik. 2. Teknik tolakan Ketepatan tolakan papan tumpuan serta besarnya tenaga tolakan yang dihasilkan oleh kaki sangat menentukan hasil lompatan. Yang perlu diperhatikan adalah menolak dengan menggunakan kaki yang kuat, sikap badan lebih ditegakkan atau sedikit condong ke belakang, kedua tangan diayun ke depan atas untuk membantu mengangkat badan, sudut tolakan antara 40-45 derajat, urutan perkenaan kaki pada papan tumpuan dimulai dari tumit, telapak kaki, dan ujung kaki. 3. Teknik gerakan saat melayang Teknik ini dilakukan setelah melakukan tolakan yang baik yaitu sikap badan melenting ke belakang. kedua tangan lurus ke atas ke belakang, sedangkan kedua kaki hampir rapat lemas ke belakang, kedua lengan dibawa ke depan disertai dengankedua lutut ditekuk. Berat badan dibawa ke depan. 4. Teknik mendarat Menggunakan kedua kaki dan kedua tangan ke depan, serta berat badan dibawa ke depan. Mendaratlah pada bak lompat jauh dengan berat badan dan tangan dibawa ke depan. Kata atletik berasal dari bahawa Yunani yaitu Athlon atau Athlum artinya pertandingan, perlombaan, pergulatan atau perjuangan. Lompat tinggi gaya straddle adalah salah satu gaya dalam lompat tinggi yang sampai saat ini masih digunakan dalam perlombaan. Atletik adalah olahraga yang tumbuh dan berkembang bersamaan dengan kegiatan alami manusia. Disebut juga gaya tegak. Agar dapat menguasai lompat jauh, seorang pelompat harus menguasai teknik-teknik lompat jauh yaitu awalan, tolakan, saat melayang, dan mendarat. Jarak awalan biasanya dilakukan sejauh 30 – 45 m, dalam lintasan berukuran panjang 40 – 45 mdan lebar 1,21 – 1,22 m. Sudut tolakan antara 40-45 derajat, urutan perkenaan kaki pada papan tumpuan dimulai dari tumit, telapak kaki, dan ujung kaki.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tegartia.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tegartia.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tegartia.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tegartia.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tegartia.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tegartia.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tegartia.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tegartia.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tegartia.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tegartia.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tegartia.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tegartia.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tegartia.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tegartia.wordpress.com/223/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tegartia.wordpress.com&amp;blog=10058445&amp;post=223&amp;subd=tegartia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tegartia.wordpress.com/2010/01/05/atletik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0625fee91f5a5181970a0c6c71055932?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tegartia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>LATIHAN KEBUGARAN JASMANI</title>
		<link>http://tegartia.wordpress.com/2010/01/05/latihan-kebugaran-jasmani/</link>
		<comments>http://tegartia.wordpress.com/2010/01/05/latihan-kebugaran-jasmani/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Jan 2010 13:56:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tegartia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tugas Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[alat]]></category>
		<category><![CDATA[ciri-ciri latihan]]></category>
		<category><![CDATA[metode]]></category>
		<category><![CDATA[Pengertian]]></category>
		<category><![CDATA[Tujuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tegartia.wordpress.com/?p=221</guid>
		<description><![CDATA[A.     Pengertian Latihan Latihan adalah suatu proses yang sistrematis secara berulang-ulang, secara tetap dengan selalu memberikan peningkatan beban.   B.     Tujuan Pokok dari Latihan Tujuan pokok dari latihan adalah prestasi maksimal di samping kesehatan serta kesegaran jasmani bagi atlet. Sesuai dengan tujuannya maka urutan penekanan latihan sebagai berikut : Pembentukan kondisi fisik (Phesical build up).Unsur-unsur [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tegartia.wordpress.com&amp;blog=10058445&amp;post=221&amp;subd=tegartia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<ol>
<li><strong>A.     </strong><strong>Pengertian Latihan</strong></li>
</ol>
<p>Latihan adalah suatu proses yang sistrematis secara berulang-ulang, secara tetap dengan selalu memberikan peningkatan beban.</p>
<p><strong> </strong></p>
<ol>
<li><strong>B.     </strong><strong>Tujuan Pokok dari Latihan</strong></li>
</ol>
<p>Tujuan pokok dari latihan adalah prestasi maksimal di samping kesehatan serta kesegaran jasmani bagi atlet. Sesuai dengan tujuannya maka urutan penekanan latihan sebagai berikut :</p>
<ol>
<li>Pembentukan kondisi fisik (<em>Phesical build up</em>).Unsur-unsur yang harus di bentuk dan dikembangkan meliputi.</li>
<li>Kekuatan <em>(stregth)</em></li>
<li>Kecepatan <em>(speed)</em></li>
<li>Daya tahan <em> (endorance)</em>
<ol>
<li>Kelincahan <em>(agelity)</em></li>
<li>Kelentukan <em>(flexibility)</em></li>
<li>Kecepatan <em>(accurancy)</em></li>
<li>Keseimbangan dan koordinasi
<ol>
<li>Pembentukan Teknik <em>(Technical Build Up)</em></li>
<li>Pembentukan Taktik <em>(Tactical Builp Up)</em></li>
<li>Pembentukan Mental <em>(Mental Build Up)</em></li>
<li>Pembentukan Kematangan Juara</li>
</ol>
</li>
</ol>
</li>
</ol>
<p><strong> </strong></p>
<ol>
<li><strong>C.     </strong><strong>Beban Latihan (<em>Loading</em>)</strong></li>
</ol>
<p>Beban latihan atau disebut juga bahan latihan atau <em>loading </em> adalah suatu bentuk-bentuk latihan jasmani dan rohani atlet guna mencapai prestasi olah raga. Bentuk-bentuk latihannya dapat dilakukan dengan berbagai cara : jari-senam-angkat besi-<em>eross eouentry </em>dsb.</p>
<p><span id="more-221"></span></p>
<p>Dua macam pengertian tentang beban latihan dapayt dibedakan sebagai beikut :</p>
<ol>
<li>Beban Luar (<em>outer load</em>)</li>
</ol>
<p>Merupakan bebna latihan yang langsung dapat dilihat secara nyata. Beban luar dapat ditandai dengan adanya sifat-sifat dari beban, itu sendiri, misalnya :</p>
<ol>
<li>Insentif latihan</li>
<li>Volum latihan</li>
<li>Lamanya latihan</li>
<li><em>Rhytmo</em> latihan dsb
<ol>
<li>Beban Dalam (<em>inner loa</em>d)</li>
</ol>
</li>
</ol>
<p>Merupakan beban latihan yang mempunyai pengaruh langsung terhadap fisiologis dari atlit. Jadi sebenarnya beban dalam adalah bebas luar yang dikenakan terhadap atlit yang memberikan pengaruh terhadap kenaikan denyut nadi.</p>
<p><strong> </strong></p>
<ol>
<li><strong>D.     </strong><strong>Ciri-ciri Latihan</strong></li>
<li><em>Intensity </em>     :    merupakan ukuran kesungguhan dalam melakukan latihan yang betul pelaksanaannya.</li>
</ol>
<p>Misalnya :</p>
<ol>
<li>Jumlah bebas dalam latihan kekuatan.</li>
<li>Kecepatan dalam hari pada jarak yang telah ditentukan.</li>
<li>Jarak dalam latihan lempar.</li>
<li>Tinggi dalam latihan lompat dsb.</li>
</ol>
<p>Apabila kita dapat menjalankan secara penuh sesuai dengan kemampuan ini berarti kita menjalankan <em>intensity </em>100% (<em>maksimal</em>). Tingkat <em>intensity </em>dapat dibedakan :</p>
<p>100 % atas lebih (110%)         -    <em>super maximal</em></p>
<p>100% penuh                           -    <em>maxsimal</em></p>
<p>80% s/d 99%                          -    <em>sub maximal</em></p>
<p>60% s/d 79%                          -<em>    medium</em></p>
<p>59% s/d ke bawah                   &#8211;    <em>law</em> (rendah)</p>
<ol>
<li><em>Volume       </em>:    jumlah beban yang dinyatakan dengan satuan jarak, waktu, berat, jumlah beban latihan.</li>
</ol>
<p> </p>
<ol>
<li><em>Duration</em>     :    lamanya waktu latihan seluruhnya (penuh) setelah dikurangi dengan waktu yang dipergunakan untuk istirahat.</li>
</ol>
<p> </p>
<ol>
<li><em>Frequency  </em>:    beberpa kali suatu latihan dilakukan setiap minggunya : dua kali, tiga kali atau enam kali. Cepat dan lambatnya suatu latihan dilakukan setiap set atau setiap elemen latihan juga merupakan <em>frequency. </em>Seringnya ulangan yang dilakukan setiap set atau elemen latihan disebut :<em> density.</em></li>
</ol>
<p> </p>
<ol>
<li><em>Ritme          </em>:    merupakan irama dari latihan, misalnya : berta dan ringannya suatu latihan atau tinggi rendahn ya latihan.</li>
</ol>
<p><strong> </strong></p>
<ol>
<li><strong>E.     </strong><strong>Bentuk-bentuk Latihan Kondisi Fisik</strong></li>
</ol>
<p>Ada berbagai bentuk latihan kondisi fisik antara lain :</p>
<ol>
<li><em>Fartlek</em></li>
</ol>
<p><em>Fartlek </em>adalah bentuk latihan yang dilakukan dengan lari jarak jauh seperti halnya pada <em>cross country. </em>Bentuk latihan in iberasal dari Swedia yang berarti “<em>spee play</em>” atau bermain-main dengan kecepatan, waktu, latihan tidak dibatasi tetapi atlit bebas melakukan latihan ini dengan berbagai variasi bentuk lari sesuai dengan medianya. Sebaiknya untuk latihan <em>fartlek</em> ini dipilihnya latihan (medan) yang mempunyai pemandangan indah sedikit rintan gn dengan lintasan yang berbeda-beda : lumpur-keras-terjal-turun-pasir-rumput-salju atau lainnya.</p>
<p>Pemandangan yang indah akan menyebabkan atlit lupa akan kelelahan sehingga dengan bebas melakukan latihannya. <em>Coch </em>ataupun atlitnya sendiri dapat menentukan bentuk larinya maupun lamanya latihan.</p>
<p>Kecepatan bentuk lari dapat diatur dengan berbagai variasi, misalnya (<em>costa holmen</em>) :</p>
<ol>
<li>Mulai dengan lari lambat 5-10 menit.</li>
<li>Kecpatan yang konstan dan cukup tinggi.</li>
<li>Jalan cepat (istirahat aktif).</li>
<li>Lari lambat-lambat diselingi lari yang makin lama makin cepat <em>(win sprin).</em></li>
<li>Lari lambat-lambat diselingi 3-4 langkah mendadak cepat.</li>
<li>Naik bukit dengan kecepatan tinggi.</li>
<li>Lari dengan tempo yang cepat (<em>pace</em>) selama 1 menit</li>
</ol>
<p>Tujuan latihan sama dengan <em>cross country </em>terutama untuk daya tahan atau stamina. Bentuk latihan in baik sekali dilakukan pada periode persiapan atau bahkan pada periode latihan</p>
<ol>
<li><em>Internal Trainning</em></li>
</ol>
<p>Pada khir0akhir ini sistem latihan interfasi mulai digunakan untuk semua cabang olah raga : atletik, balap sepeda, mendayung, dan macam-macam permainan.</p>
<p>Interval trainning merupakan bentuk latihan yang diselingi dengan istirahat tertentu (<em>intervasi</em>). Bentuk latihan in pada mulanya ditemukan oleh seorang dokter yang juga <em>coach </em>atletik dari Jerman : dr. Woldemar Cersshler.</p>
<p>Interval trainning merupakan penyempurnaan dari <em>fartlek </em>dengan memebrikan koreksi secara teliti dalam : menentukan jarak, istirahat, banyaknya ulangan (<em>repetation</em>) dan waktu latihan. Latihan interval juga menggunakan prinsip penambahan beban latihan.</p>
<p>Contoh :</p>
<ol>
<li>Jarak lari ditentukan: 1600 m (4 kali keliling lintasan lari.</li>
<li><em>b.      </em>Ulangan <em>(repetition)</em> : 4 kali, berarti 4 X 400m.<em> </em></li>
<li><em>c.       </em>Waktu untuk menempuh jarak (400 m): 90 detik.<em></em></li>
<li><em>d.      </em>Waktu istirahat (<em>recovery interval</em>): 120 detik.<em></em></li>
</ol>
<p>Untuk lari pertama latihan boleh digunakan ulangan 2-3 kali terlebih dahulu, kemudian untuk seterusnya 4 kali ulangan. Atlit diharuskan menempuh jarak 400 m dengan waktu 90 detik, kemudian jalan selama 120 detik, baru kemudian lari untuk putaran kedua, istirahat lagi dan seterusnya sampai selesai 4 x 400 m<em> </em>lari. Demikianlah untuk seterusnya latihan dilakukan akan tetapi waktu istirahat makin lama makin di kurangi dari 120 detik menjadi 90 – 60 – 50 detikdan setrerusnya sampai tujuan akhir tercapai yaitu lari 4 x 400 m tanpa istirahat <sub>= </sub>1600 m.</p>
<p>Untuk memper berat latihan disamping pengurangan waktu istirahat dapat pula dengan meningkatkan bentuk istirahat dari jalan, jalan cepat atau lari-lari kecil. Cara meningkatkan beban dapat pula dengan memperberat salah satu dari faktor – faktor di atas dikombinasikan, misalnya:</p>
<ol>
<li>Jarknya yang ditambah. <em></em></li>
<li>Ulangan yang diperbanyak.<em></em></li>
<li>Waktu dipercepat.<em></em></li>
</ol>
<p><strong> </strong></p>
<ol>
<li><em>Aerobik</em></li>
<li><strong>a.      </strong><strong>Arti dan tujuan</strong></li>
</ol>
<p>Yang dimaksud dengan aerobik adalah suatu sistem altihan yang mendorong kerja jantung, darah, dan paru-paru untuk periode waktu yang cukup untuk menghasilkan perbaikan-perbaikan dan keadaan tubuh.</p>
<p>Perbaikan-perbaikan tersebut antara lain :</p>
<p>1)      Bertambah kuatnya oto-otot pernapasan untuk memungkinkan aliran udara yang cepat ke dalam dan keluar paru-paru.</p>
<p>2)      Bertambah kuatnya jantung untuk memompa lebih banyak darah dan oksigen pada tiap denyutan.</p>
<p>3)      Menambah kuat oto-otot diseluruh tubuh.</p>
<p>Jadi, dengan aerobik, kita akanmendapatkan suatu pengaruh yang menuju pada perbaikan-perbaikan ataupun dapat melawan penyakit-penyakit teetentu diantaranya sakit jantung, sakit paru-paru, dapat menambah kesegaran jasmani,merugah sikap tubuh menjadi lebih tegap dan mental yang baik, menambah lebih waspada, percaya pada diri sendiri, mempercantik wajah serta untuk melawan penyakit-penyakit yang lainnya. Jadi, aerobik dapat berfungsi sebagai obat dan untuk mempetinggi daya tahan dari seranganp-serangan penyakit.</p>
<ol>
<li><strong>b.      </strong><strong>Program aerobik</strong></li>
</ol>
<p>Sebelumnya memulai program aerobik, kita harus mengklasifikasikan diri dalam suatu kategori bagaimana keadaan kondisi kita pada saat sekarang. Dengan bermacam-macam tes kita akan mengetahui apakah tubuh kita ini dalam kondisi yang baik (segar) atau kondisi fisik yangkurang baik. Sudah barang tentu bila kondisi kita ternyata baik, pasti kita akan mempertahankan bahkan ditingkatkan dan bila ternyata kurang baik kita beruaha untuk memperbaiki.</p>
<p>Dari macam-macam tes yang ada maka tes 12 menit adalah salah satu jenis tes yang mudah dilaksanakan oleh semua orang dan biayanya pun sangat murah. Tes 12 menit dilakukan dengan berlari-lari di lapangan, di jalan atau tempat-tempat yang memuingkinkan untuk mengukur jarak tempuhnya. Dalam lari in kita diperbolehkan untuk berjalan kaki bila kita lelah/ capai. Hindarilah memaksa diri untuk mendapatkan suatu nilai dimana dengan cara itu badan kita menjadi letih.</p>
<p>Bila waktu 12 menit telah habis maka kita harus segera memberi tanda pada titik yang kita capai. Bila hal ini dilakukan di jalan, kita dapat mengukur jarak yang ditempuh dengan <em>speed meter </em>mobil atau sepeda motor atau melihat tanda yang telah ditentukan bila hal ini dilakukan di lapangan.</p>
<p>Bila tes 12 menit ini masih dianggap susah karena dilakukan secara beramai-ramai (massal) berhubungan dengan cara mengukurnya, bentuk tes yang lebih praktis adalah dimana jaraknya yang ditentukan (1,5 mil=2,4 km), kemudian orang yang dites disuruh menempuh jarak tersebut dengan berlari dan berjalan. Waktu yang ditempuh dihitung dengan arloji atau <em>stopwatch, </em>tingkat kesegarannya dapat dilihat dalam tabel di bawah ini.</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="304">
<tbody>
<tr>
<td rowspan="2" width="49" valign="top">Umur</p>
<p>Tahun</td>
<td rowspan="2" width="84" valign="top">Kategori</p>
<p>Kesegaran</td>
<td colspan="2" width="85" valign="top">Hasil Tes 12 Menit (km)</td>
<td colspan="2" width="85" valign="top">Hasil Tes 2,4 Menit (km)</td>
</tr>
<tr>
<td width="43" valign="top"> </td>
<td width="42" valign="top"> </td>
<td width="43" valign="top"> </td>
<td width="42" valign="top"> </td>
</tr>
<tr>
<td width="49" valign="top">Di bawah 30</td>
<td width="84" valign="top">I. Sangat kurang</p>
<p>II. Kurang</p>
<p>III. Sedang</p>
<p>IV. Baik</p>
<p>V. Baik sekali</td>
<td width="43" valign="top"> </td>
<td width="42" valign="top"> </td>
<td width="43" valign="top"> </td>
<td width="42" valign="top"> </td>
</tr>
<tr>
<td width="49" valign="top">30-39</td>
<td width="84" valign="top"> </td>
<td width="43" valign="top"> </td>
<td width="42" valign="top"> </td>
<td width="43" valign="top"> </td>
<td width="42" valign="top"> </td>
</tr>
<tr>
<td width="49" valign="top">40-49</td>
<td width="84" valign="top"> </td>
<td width="43" valign="top"> </td>
<td width="42" valign="top"> </td>
<td width="43" valign="top"> </td>
<td width="42" valign="top"> </td>
</tr>
<tr>
<td width="49" valign="top">50 ke atas</td>
<td width="84" valign="top"> </td>
<td width="43" valign="top"> </td>
<td width="42" valign="top"> </td>
<td width="43" valign="top"> </td>
<td width="42" valign="top"> </td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p> </p>
<p>Bila kita sudah mengetahui kategori yang kita miliki, program latihan harus disesuaikan dengan kategori kita masing-masing. Program latihan dapat dilakuakan dengan bermacam-macam bentuk misalnya jalan kaki, lari di tempat, lari, bernang, bersepeda, basket ball, dan lain-lain cabang olah raga. Akan tetapi, jenis latihan yang paling murah dan dapat dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat adalah lari.</p>
<p>Tes 12 menit juga menunjukkan kepada kita dengan tepat berapa minggu waktu yang diperlukan serta berpa banyak latihan olah raga yang harus dilakukan setiap minggu untuk dapat mencapai nilai 30 setiap minggu. Setelah kita mampu memperoleh nilai cukup ini, nilai 30 setiap minggu yang kita peroleh sudah cukup untuk memelihara kondisi tubuh yang baik.</p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td><strong>RANGKUMAN</strong></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p> </p>
<p>Latihan adalah suatu proses yang sistrematis secara berulang-ulang, secara tetap dengan selalu memberikan peningkatan beban.</p>
<p>Tujuan pokok dari latihan adalah prestasi maksimal di samping kesehatan serta kesegaran jasmani bagi atlet. Beban latihan atau disebut juga bahan latihan atau <em>loading </em> adalah suatu bentuk-bentuk latihan jasmani dan rohani atlet guna mencapai prestasi olah raga. Aerobik adalah suatu sistem altihan yang mendorong kerja jantung, darah, dan paru-paru untuk periode waktu yang cukup untuk menghasilkan perbaikan-perbaikan dan keadaan tubuh.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tegartia.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tegartia.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tegartia.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tegartia.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tegartia.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tegartia.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tegartia.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tegartia.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tegartia.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tegartia.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tegartia.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tegartia.wordpress.com/221/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tegartia.wordpress.com/221/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tegartia.wordpress.com/221/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tegartia.wordpress.com&amp;blog=10058445&amp;post=221&amp;subd=tegartia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tegartia.wordpress.com/2010/01/05/latihan-kebugaran-jasmani/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0625fee91f5a5181970a0c6c71055932?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tegartia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Makalah Problematik BK</title>
		<link>http://tegartia.wordpress.com/2009/12/27/makalah-problematik-bk/</link>
		<comments>http://tegartia.wordpress.com/2009/12/27/makalah-problematik-bk/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Dec 2009 00:33:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tegartia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tugas Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[bimbingan]]></category>
		<category><![CDATA[konseling]]></category>
		<category><![CDATA[pertukaran]]></category>
		<category><![CDATA[problematik]]></category>
		<category><![CDATA[sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tegartia.wordpress.com/?p=218</guid>
		<description><![CDATA[BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pelayanan bimbingan dan konseling merupakan bagian yang tidak terpisahkan (integral) dari keseluruhan program pendidikan. Program bimbingan menunjang tercapainya tujuan pendidikan yaitu perkembangan individu secara optimal. Oleh karena itu, kegiatan bimbingan dan konseling harus diselenggarakan dalam bentuk kerjasama sejumlah orang untuk mencapai suatu tujuan. Kegiatan itu harus diselenggarakan secara teratur, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tegartia.wordpress.com&amp;blog=10058445&amp;post=218&amp;subd=tegartia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong>BAB I</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>PENDAHULUAN</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<ol>
<li><strong>A. </strong><strong>Latar Belakang</strong></li>
</ol>
<p>Pelayanan bimbingan dan konseling merupakan bagian yang tidak terpisahkan (integral) dari keseluruhan program pendidikan. Program bimbingan menunjang tercapainya tujuan pendidikan yaitu perkembangan individu secara optimal. Oleh karena itu, kegiatan bimbingan dan konseling harus diselenggarakan dalam bentuk kerjasama sejumlah orang untuk mencapai suatu tujuan. Kegiatan itu harus diselenggarakan secara teratur, sistematik dan terarah atau berencana, agar benar-benar berdaya dan berhasil guna bagi pertumbuhan dan perkembangan siswa.</p>
<p><span id="more-218"></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tegartia.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tegartia.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tegartia.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tegartia.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tegartia.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tegartia.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tegartia.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tegartia.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tegartia.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tegartia.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tegartia.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tegartia.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tegartia.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tegartia.wordpress.com/218/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tegartia.wordpress.com&amp;blog=10058445&amp;post=218&amp;subd=tegartia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tegartia.wordpress.com/2009/12/27/makalah-problematik-bk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0625fee91f5a5181970a0c6c71055932?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tegartia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KEBERMAKNAAN KERJASAMA KONSELOR  DI KALANGAN PROFESIONAL LAIN DALAM LINGKUNGAN SEKOLAH Sebuah Kajian dalam Perspektif Teori Pertukaran Sosial</title>
		<link>http://tegartia.wordpress.com/2009/12/27/kebermaknaan-kerjasama-konselor-di-kalangan-profesional-lain-dalam-lingkungan-sekolah-sebuah-kajian-dalam-perspektif-teori-pertukaran-sosial-2/</link>
		<comments>http://tegartia.wordpress.com/2009/12/27/kebermaknaan-kerjasama-konselor-di-kalangan-profesional-lain-dalam-lingkungan-sekolah-sebuah-kajian-dalam-perspektif-teori-pertukaran-sosial-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Dec 2009 00:22:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tegartia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tugas Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[Kbermaknaan]]></category>
		<category><![CDATA[kerjasama]]></category>
		<category><![CDATA[konselor]]></category>
		<category><![CDATA[profesi lain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tegartia.wordpress.com/?p=216</guid>
		<description><![CDATA[ABSTRAK Kerjasama antar personil sekolah diperlukan demi terciptanya tujuan pendidikan. Kerjasama konselor dengan profesional lain di dalam sekolah seperti kepala sekolah, guru, wali kelas dapat membantu tercapainya tujuan pendidikan yakni perkembangan siswa secara optimal. Namun ketika konselor melakukan kerjasama dengan profesional tersebut, kurang dapat memberikan manfaat bagi keduanya maka profesional lain cenderung menolak untuk diajak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tegartia.wordpress.com&amp;blog=10058445&amp;post=216&amp;subd=tegartia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong>ABSTRAK</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Kerjasama<strong> </strong>antar personil sekolah diperlukan demi terciptanya tujuan pendidikan. Kerjasama konselor dengan profesional lain di dalam sekolah seperti kepala sekolah, guru, wali kelas dapat membantu tercapainya tujuan pendidikan yakni perkembangan siswa secara optimal. Namun ketika konselor melakukan kerjasama dengan profesional tersebut, kurang dapat memberikan manfaat bagi keduanya maka profesional lain cenderung menolak untuk diajak bekerjasama dalam melaksanakan program BK. Kerjasama tersebut kurang memberikan makna bagi kedua belah pihak. Ada berbagai bentuk kerjasama yang dapat dilakukan konselor. Oleh karena itu, konselor harus berupaya melakukan kerjasama dengan profesional lain dengan didasarkan pada kebutuhan yang saling menguntungkan, dan adanya timbal balik yang sesuai antara konselor dengan profesional lain.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Kata Kunci : </strong>Teori pertukaran, manfaat, kerjasama, timbal balik, <em>cost</em>, <em>reward, profit, </em> kepala sekolah, guru, wali kelas, konselor.</p>
<p><span id="more-216"></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tegartia.wordpress.com/216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tegartia.wordpress.com/216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tegartia.wordpress.com/216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tegartia.wordpress.com/216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tegartia.wordpress.com/216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tegartia.wordpress.com/216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tegartia.wordpress.com/216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tegartia.wordpress.com/216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tegartia.wordpress.com/216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tegartia.wordpress.com/216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tegartia.wordpress.com/216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tegartia.wordpress.com/216/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tegartia.wordpress.com/216/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tegartia.wordpress.com/216/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tegartia.wordpress.com&amp;blog=10058445&amp;post=216&amp;subd=tegartia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tegartia.wordpress.com/2009/12/27/kebermaknaan-kerjasama-konselor-di-kalangan-profesional-lain-dalam-lingkungan-sekolah-sebuah-kajian-dalam-perspektif-teori-pertukaran-sosial-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0625fee91f5a5181970a0c6c71055932?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tegartia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KEBUDAYAAN ISLAM DAN PERKEMBANGANNYA</title>
		<link>http://tegartia.wordpress.com/2009/12/17/kebudayaan-islam-dan-perkembangannya/</link>
		<comments>http://tegartia.wordpress.com/2009/12/17/kebudayaan-islam-dan-perkembangannya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Dec 2009 09:33:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tegartia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tugas Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[antara halal dan haram]]></category>
		<category><![CDATA[bid'ah]]></category>
		<category><![CDATA[kebudayaan islam]]></category>
		<category><![CDATA[kontroversi budaya selain islam]]></category>
		<category><![CDATA[perkembangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tegartia.wordpress.com/?p=210</guid>
		<description><![CDATA[A. KONSEP KEBUDAYAAN DAN PERADABAN ISLAM Dalam bahasa Inggris, kata ”kebudayaan” merupakan terjemahan dari kata culture, sedangkan ”peradaban” identik dengan istilah civilization. Demikian pula dalam bahasa Arab, dibedakan antara kata tsaqafah yang merupakan terjemahan dari kebudayaan, dan kata tamaddun atau hadharah yang biasa diartikan dengan peradaban. Kebudayaan lebih bersifat sosiologis dan antropologis. Kebudayaan mengandung keseluruhan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tegartia.wordpress.com&amp;blog=10058445&amp;post=210&amp;subd=tegartia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong> </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong> </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong> </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong>A. KONSEP KEBUDAYAAN DAN PERADABAN ISLAM</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;">Dalam bahasa Inggris, kata ”kebudayaan” merupakan terjemahan dari kata culture, sedangkan ”peradaban” identik dengan istilah civilization. Demikian pula dalam bahasa Arab, dibedakan antara kata tsaqafah yang merupakan terjemahan dari kebudayaan, dan kata tamaddun atau hadharah yang biasa diartikan dengan peradaban.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span id="more-210"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;">Kebudayaan lebih bersifat sosiologis dan antropologis. Kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian, nilai, norma, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, beserta segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;">Menurut J.J. Hoenigman, wujud  kebudayaan dibedakan menjadi tiga, yaitu :</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><strong>1.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></strong><!--[endif]--><strong>Gagasan (Wujud Ideal)</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Wujud ideal kebudayaan adalah kebudayaaan yang berbentuk kumpulan ide, gagasan, nilai, norma, peraturan, dan sebagainya yang sifatnya abstrak-tidak dapat diraba atau disentuh.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><strong>2.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></strong><!--[endif]--><strong>Aktivitas (Tindakan)</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat itu.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><strong>3.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></strong><!--[endif]--><strong>Artefak (Karya)</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Artefak adalah wujud kebudayaan fisik yang berupa hasil dari aktivitas, perbuatan, dan karya semua manusia dalam masyarakat berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba, dilihat, dan didokumentasikan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;">Perbedaan antara kebudayaan dan peradaban, sebagai berikut:</p>
<table class="MsoTableGrid" style="border:medium none;border-collapse:collapse;" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;width:203.85pt;padding:0 5.4pt;" width="272" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;"><strong>Kebudayaan</strong></p>
</td>
<td style="width:203.85pt;border:1pt 1pt 1pt medium solid solid solid none windowtext windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="272" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;"><strong>Peradaban</strong></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="width:203.85pt;border:medium 1pt 1pt none solid solid 0 windowtext windowtext;padding:0 5.4pt;" width="272" valign="top">
<ul style="margin-top:0;" type="disc">
<li class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Kebudayaan (<em>culture,</em> <em>tsaqafah</em>)        berakar pada ide mengenai nilai, tujuan, pemikiran yang ditransmisikan        melalui ilmu, seni, dan agama suatu masyarakat</li>
</ul>
</td>
<td style="width:203.85pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="272" valign="top">
<ul style="margin-top:0;" type="disc">
<li class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Peradaban (<em>hadlarah, civilization</em>) berakar pada ide tentang kota,        kemajuan material (ilmu dan teknologi), penataan sosial, dan aspek        kemajuan lain</li>
</ul>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="width:203.85pt;border:medium 1pt 1pt none solid solid 0 windowtext windowtext;padding:0 5.4pt;" width="272" valign="top">
<ul style="margin-top:0;" type="disc">
<li class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Sebuah masyarakat memiliki nilai        nilai-nilai, pemikiran-pemikiran dasar yang tetap, yang menjadi        identitas kulturalnya (kebudayaannya), yang tidak hilang begitu saja        ketika sebuah peradaban mundur atau hancur. Yang terjadi adalah        nilai-nilai itu (budaya)  menjadi        tidak efektif secara sosial</li>
</ul>
</td>
<td style="width:203.85pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="272" valign="top">
<ul style="margin-top:0;" type="disc">
<li class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Ide utama yang terkandung dalam        peradaban adalah kemajuan, perkembangan (<em>progress and development</em>)</li>
</ul>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="width:203.85pt;border:medium 1pt 1pt none solid solid 0 windowtext windowtext;padding:0 5.4pt;" width="272" valign="top">
<ul style="margin-top:0;" type="disc">
<li class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Kebudayaan lepas dari kontradiksi        ruang dan waktu, ia memiliki ukuran tersendiri (ukuran benar-salah,        tepat-tidak atau berguna-tidak) di dunia pemikiran</li>
</ul>
</td>
<td style="width:203.85pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="272" valign="top">
<ul style="margin-top:0;" type="disc">
<li class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Peradaban mengalami siklus dalam        ruang dan waktu, ia mengalami pasang dan surut (fluktuatif)</li>
</ul>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="width:203.85pt;border:medium 1pt 1pt none solid solid 0 windowtext windowtext;padding:0 5.4pt;" width="272" valign="top">
<ul style="margin-top:0;" type="disc">
<li class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Lebih bersifat        sosiologis-antropologis</li>
</ul>
</td>
<td style="width:203.85pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="272" valign="top">
<ul style="margin-top:0;" type="disc">
<li class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Lebih bersifat ideologis-filosofis</li>
</ul>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="width:203.85pt;border:medium 1pt 1pt none solid solid 0 windowtext windowtext;padding:0 5.4pt;" width="272" valign="top">
<ul style="margin-top:0;" type="disc">
<li class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Nilainya bersifat parsial</li>
</ul>
</td>
<td style="width:203.85pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="272" valign="top">
<ul style="margin-top:0;" type="disc">
<li class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Nilainya bersifat universal</li>
</ul>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="width:203.85pt;border:medium 1pt 1pt none solid solid 0 windowtext windowtext;padding:0 5.4pt;" width="272" valign="top">
<ul style="margin-top:0;" type="disc">
<li class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Lingkupnya lebih sempit (lokal)</li>
</ul>
</td>
<td style="width:203.85pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="272" valign="top">
<ul style="margin-top:0;" type="disc">
<li class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Lingkupnya lebih luas (global)</li>
</ul>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="width:203.85pt;border:medium 1pt 1pt none solid solid 0 windowtext windowtext;padding:0 5.4pt;" width="272" valign="top">
<ul style="margin-top:0;" type="disc">
<li class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Bersifat statis</li>
</ul>
</td>
<td style="width:203.85pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="272" valign="top">
<ul style="margin-top:0;" type="disc">
<li class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Bersifat dinamik</li>
</ul>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="width:203.85pt;border:medium 1pt 1pt none solid solid 0 windowtext windowtext;padding:0 5.4pt;" width="272" valign="top">
<ul style="margin-top:0;" type="disc">
<li class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Melalui proses yang relatif singkat</li>
</ul>
</td>
<td style="width:203.85pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="272" valign="top">
<ul style="margin-top:0;" type="disc">
<li class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Melalui proses yang lebih lama</li>
</ul>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="width:203.85pt;border:medium 1pt 1pt none solid solid 0 windowtext windowtext;padding:0 5.4pt;" width="272" valign="top">
<ul style="margin-top:0;" type="disc">
<li class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Merujuk pada keseluruhan warisan sosial        yang dipandang sebagai hasil karya</li>
</ul>
</td>
<td style="width:203.85pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="272" valign="top">
<ul style="margin-top:0;" type="disc">
<li class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Merujuk pada keseluruhan yang        kompleks, yang dipandang sebagai keseluruhan tingkat pencapaian manusia</li>
</ul>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong> </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong>B. KARAKTERISTIK KEBUDAYAAN DAN PERADABAN ISLAM</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong> </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;">Kebudayaan Islam dapat dibagi menjadi dua aspek. Aspek pertama didasarkan pada metode-metode ilmiah dan kemampuan rasio, dan aspek kedua, didasarkan pada ajaran Islam yang normatif, pemahaman subyektif, dan pemikiran metafisik.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;">Dalam perspektif Islam, kebudayaan dikembangkan dalam dunia manusia, berkaitan pula dengan kenyataan penciptaan oleh Allah. Proses ini tidak sekali jadi, melainkan melalui proses penciptaan (<em>khalq</em>), penyempurnaan (<em>taswiyyah</em>) dengan cara memberikan ukuran dan hukum tertentu (<em>taqdir</em>), dan juga diberikan petunjuk (<em>hidayah</em>).</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;">Islam sebagai agama <em>haq</em> disusun atas dasar tiga komponen, yaitu: komponen ”batiniyah” yang merupakan esensi ajaran tauhid; komponen ”simbolik” yang merupakan bentuk ibadah yang bersifat internal, dan komponen ”muamalah” yang merupakan ekspresi dari <em>din al-Islam</em>.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong>C. PERIODISASI SEJARAH KEBUDAYAAN DAN PERADABAN ISLAM</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong> </strong></p>
<p><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="SV"> </span></strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="SV">Sejarah Islam merupakan bagian dari ilmu pengetahuan agama Islam</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tegartia.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tegartia.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tegartia.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tegartia.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tegartia.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tegartia.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tegartia.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tegartia.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tegartia.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tegartia.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tegartia.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tegartia.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tegartia.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tegartia.wordpress.com/210/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tegartia.wordpress.com&amp;blog=10058445&amp;post=210&amp;subd=tegartia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tegartia.wordpress.com/2009/12/17/kebudayaan-islam-dan-perkembangannya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0625fee91f5a5181970a0c6c71055932?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tegartia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KAJIAN KURI KULUM</title>
		<link>http://tegartia.wordpress.com/2009/12/17/kajian-kuri-kulum/</link>
		<comments>http://tegartia.wordpress.com/2009/12/17/kajian-kuri-kulum/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Dec 2009 09:26:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tegartia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tugas Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[DAFTAR RUJUKAN]]></category>
		<category><![CDATA[Kesimpulan]]></category>
		<category><![CDATA[LATAR BELAKANG]]></category>
		<category><![CDATA[Pengertian]]></category>
		<category><![CDATA[STANDART KOMPETENSI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tegartia.wordpress.com/?p=208</guid>
		<description><![CDATA[BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pendidikan memiliki sasaran pedagogis, oleh karena itu pendidikan kurang lengkap tanpa adanya pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan, karena gerak sebagai aktivitas jasmani adalah dasar bagi manusia untuk mengenal dunia dan dirinya sendiri yang secara alami berkembang searah dengan perkembangan zaman. Selama ini telah terjadi kecenderungan dalam memberikan makna mutu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tegartia.wordpress.com&amp;blog=10058445&amp;post=208&amp;subd=tegartia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="Section1">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><strong>BAB I</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><strong>PENDAHULUAN</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><strong> </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><strong> </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong>1.1 Latar Belakang</strong></p>
</div>
<div class="Section1">
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">Pendidikan memiliki sasaran pedagogis, oleh karena itu pendidikan kurang lengkap tanpa adanya pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan, karena gerak sebagai aktivitas jasmani adalah dasar bagi manusia untuk mengenal dunia dan dirinya sendiri yang secara alami berkembang searah dengan perkembangan zaman. </span><span style="color:black;" lang="SV">Selama ini telah terjadi kecenderungan dalam memberikan makna mutu pendidikan yang hanya dikaitkan dengan aspek kemampuan kognitif. Pandangan ini telah</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV"><span id="more-208"></span><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">membawa akibat terabaikannya aspek-aspek moral, akhlak, budi pekerti, seni, psikomotor, serta life skill. Dengan diterbitkannya Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan akan memberikan peluang untuk menyempurnakan kurikulum yang komprehensif dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">Pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan merupakan media untuk mendorong pertumbuhan fisik, perkembangan psikis, keterampilan motorik, pengetahuan dan penalaran, penghayatan nilai-nilai (sikap-mental-emosional-sportivitas-spiritual-sosial), serta pembiasaan pola hidup sehat yang bermuara untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan kualitas fisik dan psikis yang seimbang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong><span style="color:black;" lang="SV">1.2 Rumusan Masalah</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="SV">a<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="SV">Bagaimana Standar kompetensi dan kompetensi dasar pendidikan jasmani SMA/ SMK?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong><span style="color:black;" lang="SV">1.3 Tujuan</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="SV">a<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="SV">Untuk mengetahui dan memahami standar kompetensi dan kompetensi dasar  pendidikan jasmani untuk SMA/ SMK</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;"><span style="color:black;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;"><span style="color:black;" lang="SV"> </span></p>
</div>
<p><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;color:black;" lang="SV"><br style="page-break-before:always;" /> </span></p>
<div class="Section2">
<p class="MsoNormal"><span style="color:black;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:black;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:black;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:black;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><strong><span style="color:black;" lang="SV">BAB II</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><strong><span style="color:black;" lang="SV">PEMBAHASAN</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><strong><span style="color:black;" lang="SV"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="color:black;" lang="SV"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong><span style="color:black;" lang="SV">2.1 Standar Kompetensi Pendidikan Jasmani Untuk SMA/ SMK</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong><span style="color:black;" lang="SV">2.1.1 Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Kelas X, Semester 1</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">1. Mempraktikkan berbagai keterampilan permainan olahraga dalam bentuk sederhana dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:44.8pt;text-indent:-17.5pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">1.1 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan dan olahraga beregu bola besar serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, semangat, dan percaya diri</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:44.8pt;text-indent:-17.5pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">1.2 Mempraktikkan keterampilan salah satu permainan olahraga beregu bola kecil dengan menggunakan alat dan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, semangat dan percaya diri</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:44.8pt;text-indent:-17.5pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">1.3 Mempraktikkan keterampilan atletik dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, semangat, dan percaya diri</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:44.8pt;text-indent:-17.5pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">1.4 Mempraktikkan keterampilan salah satu cabang olahraga bela diri serta nilai kejujuran, menghargai orang lain, kerja keras dan percaya diri</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">2. Mempraktikkan latihan kebugaran jasmani dan cara mengukurnya sesuai dengan kebutuhan dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:48pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">2.1 Mempraktikkan latihan kekuatan, kecepatan, daya tahan dan kelentukan untuk kebugaran jasmani dalam bentuk sederhana serta nilai tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:48pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">2.2 Mempraktikkan tes kebugaran jasmani serta nilai tanggung jawab, disiplin, dan percaya diri.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:48pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">2.3 Mempraktikkan perawatan tubuh agar tetap segar</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">3. Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam lantai dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:48pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">3.1 Mempraktikkan rangkaian senam lantai dengan menggunakan bantuan serta nilai percaya diri, kerjasama, tanggungjawab, menghargai teman</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:48pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">3.2 Mempraktikkan rangkaian senam lantai tanpa alat serta nilai percaya diri, kerjasama dan tanggung jawab</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">4. Mempraktikkan aktivitas ritmik tanpa alat dengan koordinasi yang baik dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:48pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">4.1 Mempraktikkan keterampilan gerak dasar langkah dan lompat pada aktivitas ritmik tanpa alat serta nilai kedisiplinan, konsentrasi dan keluwesan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:48pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">4.2 Mempraktikkan keterampilan dasar ayunan lengan pada aktivitas ritmik tanpa alat dengan koordinasi gerak yang benar serta nilai disiplin, toleransi dan estetika</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">5. Mempraktikkan salah satu gaya renang dan loncat indah sederhana dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:46.2pt;text-indent:-16.2pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">5.1 Mempraktikkan keterampilan dasar salah satu gaya renang serta nilai disiplin, keberanian, tanggung jawab, dan kerja keras</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:46.2pt;text-indent:-16.2pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">5.2 Mempraktikkan keterampilan teknik dasar loncat indah dari samping kolam dengan teknik serta nilai disiplin, keberanian, tanggung jawab, dan kerja keras</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">6. Mempraktikkan perencanaan penjelajahan dan penyelamatan aktivitas di alam bebas dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:48pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">6.1 Mempraktikkan keterampilan dasar-dasar kegiatan menjelajah pantai serta nilai tanggung jawab, kerjasama, toleransi, tolong menolong, melaksanakan keputusan kelompok</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:48pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">6.2 Mempraktikkan keterampilan dasar penyelamatan kegiatan penjelajahan di pantai serta nilai tanggung jawab, kerjasama, toleransi, tolong menolong, keputusan dalam kelompok</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:48pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">6.3 Mempraktikkan keterampilan memilih makanan dan minuman yang sehat</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">7. Menerapkan budaya hidup sehat</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:30pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">7.1 Menganalisis bahaya penggunaan narkoba</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:30pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">7.2 Memahami berbagai peraturan perundangan tentang narkoba</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong><span style="color:black;" lang="SV">2.1.2 Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Kelas X, Semester 2</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">8. Mempraktikkan berbagai keterampilan permainan olahraga dalam bentuk sederhana dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:48pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">8.1 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan dan olahraga beregu bola dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, semangat, percaya diri </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:48pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">8.2 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan dan olahraga bola kecil dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, percaya diri</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:48pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">8.3 Mempraktikkan keterampilan atletik dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, semangat, percaya diri </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:48pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">8.4 Mempraktikkan keterampilan olahraga bela diri serta nilai kejujuran, toleransi, kerja keras dan percaya diri</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">9. Mempraktikkan latihan kebugaran jasmani dan cara mengukurnya sesuai dengan kebutuhan dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:48pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">9.1 Mempraktikkan berbagai bentuk kebugaran jasmani sesuai dengan kebutuhan serta nilai kejujuran, tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:48pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">9.2 Mempraktikkan tes kebugaran dan interpretasi hasil tes dalam menentukan derajat kebugaran serta nilai kejujuran, semangat, tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">10. Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam lantai dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-12pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">10.1 Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam lantai dengan menggunakan alat serta nilai percaya diri, kerjasama, tanggungjawab dan menghargai teman</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-12pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">10.2 Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam lantai tanpa alat serta nilai percaya diri, kerjasama, tanggungjawab dan menghargai teman</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">11. Mempraktikkan aktivitas ritmik tanpa alat dengan koordinasi yang baik dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:54pt;text-indent:-24pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">11.1 Mempraktikkan kombinasi keterampilan langkah kaki dan ayunan lengan pada aktivitas ritmik berirama tanpa alat serta nilai disiplin, toleransi, keluwesan dan estetika</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:54pt;text-indent:-24pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">11.2 Mempraktikkan rangkaian senam irama tanpa alat dengan koordinasi gerak serta nilai disiplin, toleransi, keluesan dan estetika</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">12. </span><span style="color:#323232;" lang="SV">Mempraktikkan </span><span style="color:black;" lang="SV">keterampilan beberapa gaya renang dan pertolongan kecelakaan di air dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:54pt;text-indent:-24pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">12.1 </span><span style="color:#323232;" lang="SV">Mempraktikkan </span><span style="color:black;" lang="SV">kombinasi teknik renang gaya dada, gaya bebas dan salah satu gaya lain serta nilai disiplin, kerja keras keberanian dan tanggung jawab</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:54pt;text-indent:-24pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">12.2 </span><span style="color:#323232;" lang="SV">Mempraktikkan </span><span style="color:black;" lang="SV">keterampilan dasar pertolongan kecelakaan di air dengan sistim Resusitasi Jantung dan Paru (RJP) serta nilai disiplin, kerja keras keberanian dan tanggung jawab</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">13. </span><span style="color:#323232;" lang="SV">Mempraktikkan </span><span style="color:black;" lang="SV">perencanaan penjelajahan dan penyelamatan aktivitas di alam bebas dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:54pt;text-indent:-24pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">13.1 </span><span style="color:#323232;" lang="FI">Mempraktikkan </span><span style="color:black;" lang="FI">keterampilan dasar-dasar kegiatan menjelajah gunung serta nilai tanggung jawab, kerjasama, toleransi, tolongmenolong, dan melaksanakan keputusan dalam kelompok</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:54pt;text-indent:-24pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">13.2 </span><span style="color:#323232;" lang="FI">Mempraktikkan </span><span style="color:black;" lang="FI">keterampilan dasar penyelamatan penjelajahan di pegunungan serta nilai tanggung jawab, kerjasama, toleransi, tolong menolong, dan melaksanakan keputusan kelompok</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:54pt;text-indent:-24pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">13.3 </span><span style="color:#323232;" lang="SV">Mempraktikkan keterampilan penjagaan </span><span style="color:black;" lang="SV">lingkungan yang sehat</span><span style="color:#323232;" lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">14. Menerapkan budaya hidup sehat</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:30pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">14.1 Menganalisis dampak seks bebas</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:30pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">14.2 Memahami cara menghindari seks bebas</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong><span style="color:black;" lang="SV">2.1.3 Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Kelas XI, Semester 1</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">1. Mempraktikkan berbagai keterampilan permainan olahraga dengan teknik dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">1.1 Mempraktikkan keterampilan teknik bermain salah satu permainan olahraga bola besar secara sederhana serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, semangat dan percaya diri </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">1.2 Mempraktikkan keterampilan teknik bermain salah satu permainan olahraga bola kecil secara sederhana serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, kerja keras dan percaya diri</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">1.3 Mempraktikkan keterampilan teknik salah satu nomor atletik dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama, kejujuran, kerja keras dan percaya diri </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">1.4 Mempraktikkan keterampilan teknik penyerangan salah satu permainan olahraga bela diri serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai orang lain, kerja keras dan percaya diri</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">2. Mempraktikkan aktivitas pengembangan untuk meningkatkan kualitas kebugaran jasmani dan cara pengukurannya dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">2.1 Mempraktikkan berbagai bentuk latihan kelincahan, power dan daya tahan untuk peningkatan kebugaran jasmani serta nilai tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">2.2 Mempraktikkan tes untuk kelincahan, power dan daya tahan dalam kebugaran jasmani serta nilai tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">3. Mempraktikkan keterampilan senam dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">3.1 Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam ketangkasan dengan menggunakan alat serta nilai percaya diri, kerjasama, tanggungjawab, menghargai teman</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">3.2 Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam ketangkasan tanpa menggunakan alat serta nilai percaya diri, kerjasama, tanggungjawab, menghargai teman</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">4. Mempraktikkan aktivitas ritmik menggunakan alat dengan koordinasi dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">4.1 Mempraktikkan keterampilan aktivitas ritmik tanpa alat dengan koordinasi gerak lanjutan serta nilai kedisiplinan, konsentrasi dan keluwesan dan estetika</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">4.2 Mempraktikkan keterampilan aktivitas ritmik menggunakan alat serta nilai disiplin, toleransi,kerja sama, keluesan dan estetika</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">5. Mempraktikkan salah satu gaya renang dan loncat indah dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">5.1 Mempraktikkan keterampilan salah satu gaya renang untuk pertolongan serta nilai disiplin, keberanian, kerja sama, dan kerja keras</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">5.2 Metakukan keterampilan loncat indah dari papan satu meter dengan teknik serta nilai disiplin, keberanian dan kerja keras</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">6. Menerapkan budaya hidup sehat</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:30pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">6.1 Memahami bahaya HIV/AIDS</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:30pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">6.2 Memahami cara penularan HIV/AIDS</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:30pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">6.3 Memahami cara menghindari penularan HIV/AIDS</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong><span style="color:black;" lang="SV">2.1.4 Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Kelas XI, Semester 2</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">7. Mempraktikkan berbagai keterampilan dasar permainan olahraga dengan teknik dan taktik , dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">7.1 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan olahraga bola besar serta nilai kerjasama, kejujuran, kerja keras dan percaya diri </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">7.2. Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan olahraga bola kecil serta nilai kerjasama, kejujuran, kerja keras, toleransi dan percaya diri</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">7.3. Mempraktikkan teknik salah atletik dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, percaya diri</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">7.4. Mempraktikkan keterampilan teknik salah satu permainan olahraga bela diri serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, percaya diri.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">8. Meningkatkan kualitas kebugaran jasmani dan cara pengukurannya dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">8.1 Mempraktikkan latihan sirkuit untuk peningkatan kebugaran jasmani serta nilai tanggung jawab, disiplin, dan percaya diri</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">8.2 Mempraktikkan peningkatan beban latihan sirkuit untuk meningkatkan kebugaran jasmani serta nilai tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">8.3 Mempraktikkan tes untuk mengukur tingkat kebugaran jasmani serta nilai tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">9. Mempraktikkan keterampilan senam ketangkasan dengan alat dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">9.1 Mempraktikkan keterampilan senam ketangkasan dengan menggunakan alat lanjutan serta nilai percaya diri, kerjasama, tanggungjawab, menghargai teman</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">9.2 Mempraktikkan keterampilan senam ketangkasan tanpa menggunakan alat lanjutan serta nilai percaya diri, kerjasama, tanggungjawab dan menghargai teman</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">10. Mempraktikkan aktivitas ritmik menggunakan alat dengan koordinasi yang baik dan nilai yang terkandung didalamnya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">10.1 Mempraktikkan koombinasi gerak berirama menggunakan alat dengan koordinasi serta nilai kedisiplinan, konsentrasi dan keluwesan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">10.2 Merangkai aktivitas ritmik menggunakan alat serta nilai kedisiplinan, konsentrasi dan keluwesan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">11. Mempraktikkan dasar pertolongan kecelakaan di air dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">11.1 Mempraktikkan keterampilan kombinasi gerakan renang serta nilai disiplin, kerja sama serta keberanian</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">11.2 Mempraktikkan keterampilan dasar pertolongan kecelakaan di air dengan sistim Resusitasi Jantung dan Paru (RJP) serta nilai disiplin dan tanggungjawab</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">12. Mempraktikkan perencanaan dan keterampilan penjelajahan, dan penyelamatan di alam bebas dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">12.1 Mempraktikkan keterampilan merencanakan penjelajahan di perbukitan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">12.2 Mempraktikkan keterampilan dasar penyelamatan penjelajahan di perbukitan serta nilai disiplin, tanggungjawab dan keselamatan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">13. Menerapkan budaya hidup sehat</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">13.1 Memahami cara pemanfaatan waktu luang untuk kesehatan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">13.2 Menerapkan pola hidup sehat</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong><span style="color:black;" lang="SV">2.1.5 Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Kelas XII, Semester 1</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">1. Mempraktikkan keterampilan permainan olahraga dengan peraturan yang sebenarnya dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">1.1 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan olahraga bola besar lanjutan dengan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama, kejujuran, toleransi, kerja keras dan percaya diri</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">1.2 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan olahraga bola kecil dengan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama, kejujuran, toeleransi, kerja keras dan percaya diri</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">1.3 Mempraktikkan teknik atletik dengan menggunakan peraturan yang sesungguhnya serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, semangat, percaya diri </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">1.4 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan olahraga bela diri secara berpasangan dengan peraturan yang sebenarnya serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai lawan, kerja keras, percaya diri dan menerima kekalahan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">2. Mempraktikkan perancangan aktivitas pengembangan untuk peningkatan dan pemeliharaan kebugaran jasmani</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">2.1 Merancang program latihan fisik untuk pemeliharaan kebugaran jasmani serta nilai tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">2.2 Melaksanakan program latihan fisik sesuai dengan prinsip-prinsip latihan yang benar serta nilai tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">3. Mempraktikkan rangkaian gerak senam ketangkasan dengan konsep yang benar dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">3.1 Mempraktikkan keterampilan gerakan kombinasi rangkaian senam lantai serta nilai percaya diri, kerjasama, tanggungjawab dan menghargai teman</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">3.2. Mempraktikkan keterampilan gerakan kombinasi rangkaian senam ketangkasan serta nilai percaya diri, kerjasama, tanggungjawab, dan menghargai teman</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">4. Mempraktikkan satu rangkaian gerak berirama berbentuk aktivitas aerobik secara beregu dengan diiringi musik dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">4.1. Mempraktikkan keterampilan gerak berirama senam aerobik serta nilai kerjasama, kedisiplinan, percaya diri, keluwesan, dan estetika</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">4.2 Mempraktikkan keterampilan menyelaraskan antara gerak dan irama dengan iringan musik serta nilai kerjasama, disiplin, percaya diri, keluwesan, dan estetika</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">5. Mempraktikkan berbagai gaya renang lanjutan dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">5.1 Mempraktikkan keterampilan renang gaya dada lanjutan serta nilai disiplin, kerja keras dan keberanian</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">5.2 Mempraktikkan keterampilan renang gaya bebas lanjutan serta nilai disiplin, kerja keras dan keberanian</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">5.3 Mempraktikkan keterampilan renang gaya punggung lanjutan serta nilai disiplin, kerja keras dan keberanian</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">5.4 Mempraktikkan keterampilan berbagai gaya renang lanjutan lainnya serta nilai disiplin, kerja keras dan keberanian</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong><span style="color:black;" lang="SV">2.1.6 Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Kelas XII, Semester 2</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">6. Mempraktikkan keterampilan permainan olahraga dengan peraturan dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">6.1 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan olahraga bola besar dengan peraturan yang sebenarnya serta nilai kerjasama, kejujuran, menerima kekalahan, kerja keras dan percaya diri</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">6.2 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan olahraga bola kecil dengan peraturan sebenarya serta nilai kerjasama, kejujuran, menerima kekalahan kerja keras dan percaya diri</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">6.3 Mempraktikkan keterampilan atletik dengan menggunakan peraturan yang sebenarnya serta nilai kerjasama, kejujuran, menerima kekalahan,kerja keras dan percaya diri</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">6.4 Mempraktikkan keterampilan bela diri secara berpasangan dengan menggunakan peraturan yang sebenarnya serta nilai kerjasama, kejujuran, menerima kekalahan kerja keras dan percaya diri</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">7. Memelihara tingkat kebugaran jasmani yang telah dicapai dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">7.1 Mempraktikkan program latihan fisik untuk pemeliharaan kebugaran jasmani</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">7.2 Mempraktikkan membaca hasil tes bedasarkan tabel yang cocok</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">8. Mengkombinasikan rangkaian gerakan senam lantai dan senam ketangkasan dengan alat dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">8.1 Mempraktikkan rangkaian gerakan senam lantai serta nilai percaya dirim, tanggung jawab, kerja sama, dan percaya kepada teman</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">8.2. Mempraktikkan rangkaian gerakan senam ketangkasan dengan menggunakan alat serta nilai percaya diri, tanggungjawab, kerja sama, dan percaya kepada teman</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">9. Mempraktikkan satu rangkaian gerak berirama secara beregu dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">9.1 Mempraktikkan rangkaian gerak senam aerobik dengan iringan musik serta nilai kerjasama, disiplin, keluwesan dan estetika</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">9.2 Mempraktikkan senam irama tradisional sesuai budaya daerah secara berkelompok serta nilai kerjasama, disiplin, percaya diri, keluwesan dan estetika</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">10. Mempraktikkan keterampilan penguasaan berbagai teknik gaya renang dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="FI">10.1 Mempraktikkan keterampilan berbagai gaya renang untuk kepentingan bermain di air dengan peraturan yang dimodifikasi serta nilai disiplin, sportif, jujur, toleran, kerja keras, dan keberanian</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">10.2 Mempraktikkan keterampilan berbagai gaya renang untuk estafet sesuai dengan peraturan yang dimodifikasi serta nilai disiplin, sportif, jujur, toleran, kerja keras, dan keberanian</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">10.3 Mempraktikkan keterampilan berbagai gaya renang untuk kepentingan pertolongan serta nilai disiplin, sportif, jujur, toleran, kerja keras, dan keberanian</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">11. Mengevaluasi kegiatan luar kelas/sekolah dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">11.1 Mengevaluasi kegiatan di sekitar sekolah serta nilai percaya diri, kebesamaan, saling menghormati, toleransi, etika, dan demokrasi</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">11.2 Mengevaluasi kegiatan di alam bebas serta nilai percaya diri, kebesamaan, saling menghormati, toleransi, etika, dan demokrasi</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">11.3 Mengevaluasi kegiatan kunjungan ke tempattempat bersejarah serta nilai percaya diri, kebersamaan, saling menghormati, toleransi, etika, dan demokrasi</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">11.4 Mengevaluasi kegiatan karya wisata serta nilai percaya diri, kebesamaan, saling menghormati, toleransi, etika, dan demokrasi</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">12. Mempraktikkan budaya hidup sehat</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">12.1 Mempraktikkan pola hidup sehat</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:42pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">12.2 Menampilan perilaku hidup sehat</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">Keterangan:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">1. Diajarkan sebagai kegiatan pilihan, disesuaikan dengan situasi dan kondisi</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:12pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">sekolah</span></p>
<ul style="margin-top:0;" type="disc">
<li class="MsoNormal" style="color:black;line-height:150%;">Materi pilihan, disesuaikan dengan fasilitas      dan peralatan yang tersedia</li>
<li class="MsoNormal" style="color:black;line-height:150%;">Diajarkan sebagai kegiatan yang dapat      dilakukan dalam semester 1 dan atau semester 2</li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:12pt;text-indent:-12pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="SV">2. Untuk pembinaan peserta didik yang berminat terhadap salah satu atau beberapa cabang tertentu dapat dilakukan melalui kegiatan ekstra kurikuler</span></p>
</div>
<p><strong><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV"><br style="page-break-before:always;" /> </span></strong></p>
<div class="Section3">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;"><strong>BAB III</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;"><strong>PENUTUP</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;"><strong> </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong>Kesimpulan</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong> </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;">
</div>
<p><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV"><br style="page-break-before:always;" /> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;"><strong>DAFTAR RUJUKAN</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong> </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-34pt;margin:12pt 0 .0001pt 34pt;"><strong>Dwiyogo, Wasis D. 2007. Pengembangan Kurikulum Pendidikan Jasmani dan Olahraga. Malang: WINEKA MDIA</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-34pt;margin:12pt 0 .0001pt 34pt;"><strong><span style="color:black;">http://www.smantas.net/Pendidikan%20Jasmani.pdf</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong> </strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tegartia.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tegartia.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tegartia.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tegartia.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tegartia.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tegartia.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tegartia.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tegartia.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tegartia.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tegartia.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tegartia.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tegartia.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tegartia.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tegartia.wordpress.com/208/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tegartia.wordpress.com&amp;blog=10058445&amp;post=208&amp;subd=tegartia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tegartia.wordpress.com/2009/12/17/kajian-kuri-kulum/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0625fee91f5a5181970a0c6c71055932?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tegartia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SUSUNAN OTOT ANGGOTA BAWAH</title>
		<link>http://tegartia.wordpress.com/2009/12/17/susunan-otot-anggota-bawah/</link>
		<comments>http://tegartia.wordpress.com/2009/12/17/susunan-otot-anggota-bawah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Dec 2009 09:19:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tegartia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tugas Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[insersio]]></category>
		<category><![CDATA[jenis otot]]></category>
		<category><![CDATA[origo]]></category>
		<category><![CDATA[otot pangkal paha]]></category>
		<category><![CDATA[susunan otao]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tegartia.wordpress.com/?p=206</guid>
		<description><![CDATA[1. Otot-otot Pangkal Paha a. M. psoas minor Origo = Corpus Vert. Thoracalis XII Corpus Vert. Lumbalis I Discus diantara kedua vertebre itu Incersio =  Eminentia iliopectinea Fascia iliaca b. M. Psoas Mayor Origo = Corpora Vert. Thoracalis XII dan Vert. Lumbalis I-V Prosesus transverse semua vert. Lumbalis Incersio  =  Trocanter minor femoris c. M. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tegartia.wordpress.com&amp;blog=10058445&amp;post=206&amp;subd=tegartia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><strong>1. Otot-otot Pangkal Paha</strong></p>
<p class="MsoNormal">a. M. psoas minor</p>
<p class="MsoNormal">Origo = Corpus Vert. Thoracalis XII</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:36pt;">Corpus Vert. Lumbalis I</p>
<p class="MsoNormal">Discus diantara kedua vertebre itu</p>
<p class="MsoNormal">Incersio =  Eminentia iliopectinea</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:12pt;">Fascia iliaca</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:12pt;">
<p class="MsoNormal">b. M. Psoas Mayor</p>
<p class="MsoNormal">Origo = Corpora Vert. Thoracalis XII dan Vert. Lumbalis I-V</p>
<p class="MsoNormal">Prosesus transverse semua vert. Lumbalis</p>
<p class="MsoNormal">Incersio  =  Trocanter minor femoris</p>
<p class="MsoNormal"><span id="more-206"></span></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">c. M. Illiacius</p>
<p class="MsoNormal">Origo = Fossa iliaca</p>
<p class="MsoNormal">Incersio  = Trocanter minor femoris</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">d. M. Gluteus Maximus</p>
<p class="MsoNormal">Origo = Ala ossis ilium</p>
<p class="MsoNormal">Permukaan belakang os sacrum dan os coceygis</p>
<p class="MsoNormal">Ligamen Sacroliaca posteriora</p>
<p class="MsoNormal">Ligamen sacrotuberosum</p>
<p class="MsoNormal">Insertio = 2/3 bagian atas pada tractus iliotibialis</p>
<p class="MsoNormal">1/3 bagian bawah pada tuberositas glutea femoris</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">e. M. Gluteus medius</p>
<p class="MsoNormal">Origo = Ala ossis ilium</p>
<p class="MsoNormal">Insertio  = Trocanter mayor permukaan lateral</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">f. M. Gluteus minimus</p>
<p class="MsoNormal">Origo = Ala ossis ilium</p>
<p class="MsoNormal">Insertio = Trochanter mayor permukaan depan</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">g. M. Piriformis</p>
<p class="MsoNormal">Origo = Facies pelvin sacii</p>
<p class="MsoNormal">Insertio =  Puncak trochanter major</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">h. M. Obturator internus</p>
<p class="MsoNormal">Origo = permukaan medial membrana obturatoria os coxae</p>
<p class="MsoNormal">Insertio =  Fossa trochanterica</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">i. M. gemellus superior</p>
<p class="MsoNormal">Origo = Spina ischiadica</p>
<p class="MsoNormal">Insertio =  Fossa trochanterica</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">j. M. Gemellius inferior</p>
<p class="MsoNormal">Origo = Tuber ischiadicum</p>
<p class="MsoNormal">Insertio =  Fosssa trochanterica</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">k. M. Quadratus femoris</p>
<p class="MsoNormal">Origo = Tuber ischiadicum</p>
<p class="MsoNormal">Insertio =  Crista intertrochanterica</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">l. M. Obturator externus</p>
<p class="MsoNormal">Origo = Permukaan luar membrana obturatoria os cosxae</p>
<p class="MsoNormal">Insertio = fossa tro chanterica</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">j. M. tensor fasciae latae</p>
<p class="MsoNormal">Origo = Labium externum crista iliaca</p>
<p class="MsoNormal">Spina iliaca anterior superior</p>
<p class="MsoNormal">Permukaan dalam fascia latae</p>
<p class="MsoNormal">Insertio =Melalui tractus iliotibitas maissiati</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><strong>2. Otot-otot tangkai atas</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;">a. M. Sartories</p>
<p class="MsoNormal">Origo = Spina iliacha anterior superior</p>
<p class="MsoNormal">Insertio  =  Facies medialis tibiae</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">b. M Quadriceps femoris</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:66pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;">·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->M. Rectus femoris</p>
<p class="MsoNormal">Origo = Caput rectum: spina iliacha anterior superior</p>
<p class="MsoNormal">Caput obliquum: sedikit diatas acetabulum</p>
<p class="MsoNormal">Insertio  = Tuberositas tibiae dengan perantaraan lig. Patellae</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:66pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;">·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->M vastus medialis</p>
<p class="MsoNormal">Origo =Bagian terbawah linea intercchanterica labium mediale linea</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;">aspera</p>
<p class="MsoNormal">Insertio  = Pinggir medial urat lekat m. rectus femoris dan patella</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:66pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;">·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->M. vastus laterali</p>
<p class="MsoNormal">Origo = Permukaan depan dan bawah trocanter mayor</p>
<p class="MsoNormal">Insertio  = Pinggir lateral urat lekat M. rectus femoris dan patella</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:66pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;">·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->M. Vastus intermedius</p>
<p class="MsoNormal">Origo = permukaan depan dan lateral femur</p>
<p class="MsoNormal">Insertio  = Urat lekat M. rectus femoris</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;">c. M. Articularis genu</p>
<p class="MsoNormal">Origo = Permukaan depan femur bagian bawah</p>
<p class="MsoNormal">Insertio  = Permukaan atas dan samping capsula sendi lutut</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;">d. M. Pectineus</p>
<p class="MsoNormal">Origo = Pecton ossis pubis</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;">Fascia pectinea</p>
<p class="MsoNormal">Insertio  = Linea pectinea femoris</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;">e. M. Adductor longus</p>
<p class="MsoNormal">Origo = Ramus superior ossis pubis</p>
<p class="MsoNormal">Insertio  = labium medialis linea asperae</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;">f. M. Gracillis</p>
<p class="MsoNormal">Origo = ramus inferior ossis pubis</p>
<p class="MsoNormal">Insertio  = Facies medial tibiae</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;">g. M. Adductor brevis</p>
<p class="MsoNormal">Origo = Ramus inferior ossis pubis</p>
<p class="MsoNormal">Insertio  = labium mediale lineae asperae</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;">h. M. Adductor manus</p>
<p class="MsoNormal">Origo = Ramus inferior ossis pubis</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;">Ramus inferior ossis ischii</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;">Tuber ischiadicum</p>
<p class="MsoNormal">Insertio  = labium mediale linea asperae, condylus medialis femoris</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;">i. M. Adductor minimus</p>
<p class="MsoNormal">Origo = Ramus inferior ossis pubis</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;">Ramus inferior ossis ischii</p>
<p class="MsoNormal">Insertio  = labium mediale linea asperae</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;">j. M. semitendinesus</p>
<p class="MsoNormal">Origo = Tuber ischiadicum</p>
<p class="MsoNormal">Insertio  =  facies medial tibiae</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;">K. M. Semimembranosus</p>
<p class="MsoNormal">Origo= Tuber ischiadicum</p>
<p class="MsoNormal">Insertio= Simpai sendi lutut</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;">L. M. Biceps femoris</p>
<p class="MsoNormal">Origo= Caput longum: tuber ischiadicum</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;">Caput breve: labium laterale linea aspirae</p>
<p class="MsoNormal">Insertio= Capitulum fibulae (bagian terbesar)</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tegartia.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tegartia.wordpress.com/206/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tegartia.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tegartia.wordpress.com/206/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tegartia.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tegartia.wordpress.com/206/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tegartia.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tegartia.wordpress.com/206/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tegartia.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tegartia.wordpress.com/206/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tegartia.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tegartia.wordpress.com/206/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tegartia.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tegartia.wordpress.com/206/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tegartia.wordpress.com&amp;blog=10058445&amp;post=206&amp;subd=tegartia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tegartia.wordpress.com/2009/12/17/susunan-otot-anggota-bawah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0625fee91f5a5181970a0c6c71055932?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tegartia</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
