Tegartia's Blog

Desember 16, 2009

BOLA TANGAN

A. Teknik Dasar Menembak

Beberapa teknik dasar menembak dalam permainan bola tangan antara lain :

1. Teknik menembak setinggi bahu

a. Berdiri dengan kedua kaki agak dibuka ke samping dan bahu menghadap arah lemparan.

b. Tangan yang memegang bola diletakkan sedikit di atas bahu dengan siku ditekuk.

c. Gerakan dilakukan dengan meluruskan lengan atas ke depan atas. Bersamaan dengan itu bola dilepaskan dari telapak tangan dan dibantu oleh pergelangan tangan.

2. Menembak dari samping

a. Tembakan ini dilakukan dari samping badan.

b. Posisi bola terletak di antara bahu dan pinggang.

3. Menembak dari bawah lutut

Teknik ini di awali dengan merendahkan kedua lutut dan posisi kaki melangkah. Bola ditembakkan dari arah samping badan melewati bawah lutut.

4. Teknik menembak sambil melompat

Teknik ini diawali dengan lompatan ke atas, kemudian diikuti tembakan ke arah sasarn gawang. Menembak ke arah gawang

B. Bentuk Latihan Menembak ke Gawang

1. Menembak ke arah gawang dari liar Garis Daerah Lawan.

2. Menembak ke arah gawang sambil melayang di atas Garis Daerah Gawang.

Teknik ini dilakukan dengan gerak awal 3 langkah, kemudian pemain menembakkan bola ke arah gawang sambil melayang di atas Garis Daerah Gawang.

C. Menghadang Lawan

Gerak mengahdang lawan dilakukan untukmencegah lawan bergerak maju, mengoper bola pada temanm main, dan memasukkan bola ke kearanjang.

Latihan ini di awalai dengan sikap berdiri, kedua lutut direndahkan dan kedua kaki dibuka selebar bahu. Pandangan mengarah ke depan atau ke bola yang dikuasai lawan. Kedua tangan merentang selebar bahu dan berat badan dibawa ke depan. Pada saat yang tepat dan ada kesempatan dapat dilanjutkan dengan gerak merebut bola.

Untuk menghadang lawan dapat dilakukan dari arah depan, belakang, dan samping.

Teknik menghadang lawan dapat dilakukan dengan tiga cara sebagai berikut :

1. Menghadang lawan dari depan.

a. Kedua kaki sedikiot dibuka dengan kedua lutut agak direndahkan.

b. Berat badan dibawa ke depan (badan condong).

c. Kedua tangan direntangkan dan pandangan tertuju pada lawan yang menguasai bola.

2. Menghadang lawan dari belakang.

Teknik ini dapat dilakukan dengan cara mengambil posisi di belakang lawan yang menguasai bola.

3. Me ghadang lawan dari samping.

secara teknik gerakannya sama tetapi dilakukan dengan posisi samping lawan yang manguasai bola

D. Teknik Memantul-mantulkan Bola (Menggiring)

Menggiring bola merupakan suatu usaha untuk mendekat pada teman maupun ke gawang lawan sehingga lebih mudah untuk melakukan tembakan. Yang perlu diperhatikan dalam memantulkan atau menggiring bola adalah :

1. Jika bola dipantulkan dengan tangan kanan, maka posisi kaki kiri depan, begitu sebaliknya.

2. Bola dopantulkan di depan agak ke samping.

3. Saat memantulkan pergelangan tangan tidak kaku (elastis).

4. Memegang atau membawa bola tidak lebih dari tiga langkah.

Beberapa bentuk latihan memantul-mantulkan bola antara lain :

1. Latihan memantulkan bola dengan berlati tanpa rintangan

a. Lakukan latihan memantulkan bola sambil berlari ± 15 meter, kemudian kembali ke tempat semula.

b. Lakukan secara bergantian

2. Latihan menatulkan bole dengan memantulkan

a. Buatlah rintangan 5 (lima) tiang dengan jarak 1,5 meter.

b. Lakukan memantulkan bola berkelok-kelok melewati tiang tersebut.

c. Pada awalnya dapat dilakukan dengan berjalan atau lari pelan-pelan.

d. Latihan di tingkatkan dengan berlari cepat dan di ulang beberapa kali.

E. Pokok-pokok Peraturan Permainan Bola Tangan

1. Jumlah Pemain

Permainan bola tangan dimainkan oleh regu, masing-masing regu terdiri 7(tujuh)

2. Ukuran lapangan

Ukuran lapangan bola tangan adalah 40 meter, lebar 20 meter ukuran gawang adalah tinggi 2 meter, lebar 3 meter.

3. Lama permainan

a. Untuk Putra : 2 x 35 menit, istirahar 10 menit

b. Untuk Putri : 2 x 30 menit, istirahar 10 menit

4. Kiper

a. Kiper boleh membawa lari bola di dalam daerah kiper.

b. Kiper boleh keluar daerah kiper, tetapi kehilangan haknya sebagai kiper.

c. Kiper boleh menahan bola dengan semua bagaian badan.

d. Kiper boleh menendang bola sebelum disentuh.

5. Daerah kiper

a. Hanya untuk kiper, pemain lain tidak boleg masuk.

b. Pemain penyerang boleh menembak sambil melayang di atas daerah kiper, tetapi bola sudah harus di lepas sebelum kaki mendarat.

c. Bola yang berada di daerah kiper menjadi kekuasaaan kiper.

6. Pelanggaran-pelanggaran

a. membawa bola lebih dari tiga langkah.

b. Memegang bola lebih dari tiga detik.

c. Melempar bola ke atas, kemudian ditangkap lagi sebelum bola menyentuh pemain lain.

d. Menyentuh bola dengan tungkai bawah.

e. Dengan sengaja me;empar boa ke lawan.

f. Memasuki daerah kiper.

g. Memukul, menarik, mendorong, menjauhkan lawan.

h. Dan segala tindakan yang menurut wasit merugikan

BOLA VOLI

Dalam permainan bola voli ada beberapa teknik dasar yang harus di kuasai pemain. Menguasai teknik dasar sangat penting untuk menjaga kualitas permainan dan mengembangkan prestasi pemain. Teknik-teknik dasar tersebut adalah:

A. TEKNIK DASAR SERVICE ATAS

Service dalam permainan bola voli dilakukan di belakang garis lapangan. Bola yang dipukul harus melewati net. Service merupakan tanda dimulainya permainan dan pergantian bola. Dewasa ini, service dapat dimanfaatkan sebagai awal serangan terhadap lawan.

Ada beberapa variasi service atas, namun secara prinsip memiliki kesamaan. Berikut ini akan di bahas 2 (dua) macam service.

1. Tennis service

Teknik ini dapat dilakukan dengan badan tegak, kaki kiri didepan kaki kanan di belakang. Diawali dengan gerak tangan kiri melambungkan bola ke atas agak ke belakang.Diikuti dengan melentingkan pinggang ke belakang dan memukul bola dengan tangan kanan, serta mengaktifkan pergelangannya. Gerakan terakhir adalah memindahkan badan ke depan.

2. Floating service

Teknik ini tidak jauh berbeda dengan tennis service. Perbedaannya terdapat pada bentuk gerakan, yaitu pada saat memukul bola, badan tidak melenting ke belakang. Selain itu pada sat bola di lambungkan di depan pergelangan tangan dilakukan dan saat memukul bola tidak ada gerak ikutan badan dan tangan.

B. TEKNIK DASAR MEMBENDUNG (BLOCK)

Membendung (blocking) adalah upaya menghalang-halangi serangan lawan dengan cara merentangkan ke dua tangan pada tempat yang diduga menjadi jalannya bola.Tempat tersebut biasanya terletak di dekat atas jaring. Ada 2 macam blocking yang dapat dilakukan pemain,yaitu blocking tunggal dan berkawan. Blocking tunggal yaitu blocking yang dilakukan oleh satu orang pemain. Blocking berkawan yaitu blocking yang dilakukan oleh dua atau tiga oarang pemain sekaligus.

Teknik blocking terdiri atas empat bagian gerakan sebagai berikut:

1. Sikap bersiap, yaitu sikap berdiri didekat jaring dengan kaki selebar bahu, kedua lutut ditekuk, serta kedua lengan setinggi dan didepan dada.

2. Bergerak dan melompat, yaitu gerak pergeseran kaki sejajar net/jaring. Setelah bergeser kemudian dilanjutkan dengan gerak menolak kedua kaki ke atas dari depan dada.

3. Kedua tangan ada didekat jaringdan jaraknya kurang dari diameter bola. Jari-jari telapak tangan terbuka dan sedikit di tekuk. Posisi pergelangan tangan menyesuaikan dengan arah datangnya bola.

4. Sikap turun, yaitu suatu sikap untuk menetralkan tenaga atau mengontrol gerakan. Dalam gerakan turun bagian kaki yang pertama kali menyentuh tanah adalah bagian depan telapakkaki, kemudian depan dada, serta pandangan tertuju ke depan atas.

C. TEKNIK DASAR MENGUMPAN

Untuk mempelajari teknik dasar pengumpan, sangat dianjurkan menguasai teknik dasar passing, baik passing atas maupun bawah. Dalm permainan biasanya pasing atas lebih banyak di gunakan. Melalui passing atas lebih mudah dikuasaio dan dimainkan.

Berikut ini diuraikan empat jenis pengumpan:

1. Teknik mengumpan tinggi, yaitu mengumpan bola hingga mencapai 5 M lebih di atas jaring, sedangkan turunnya bola pada daerah setinggi 15cm sampai 1 m atas jaring.

2. Teknik mengumpan rendah, yaitu mengumpan bola setinggi 60 cm sampai 1 m di atas jaring, dan turunya bola pada daerah setinggi 10 cm sampai 15 cm di atas jaring.

3. Teknik umpan ke belakang, yaitu mengumpan bola ke arah belakang si pengumpan, meliputi umpan tinggi dan rendah.

4. Teknik umpan jauh, yaitu mengumpan bola dari belakang ke depan secara di agonal dengan bola yang tidak terlalu tinggi. Dengan demikian pemain depan dapat langsung memukul bola ke lapangan lawan.

D. TEKNIK DASAR SMES (SMASH)

Smes (smash) adalah suatu gerakan memukul bola dengan keras yang arahnya memukul dan mematikan. Smes (smash) merupakan suatu cara untuk melakukan serangan terhadap lawan main. Dalam melakukan smes (smash) terdapat 4 gerakan, sebagai berikut:

1. Gerak Awalan

Yaitu gerak melangkah sebelum melakukan lompatan. Biasanya dilakukan paling sedikit dua langkah dan langkah terakhir harus lebar.

2. Gerak Tolakan

Yaitu gerakan menolakan dua kaki ke atas di bantu dengan mengayunkan 2 tangan

3. Gerak Pukulan

Yaitu gerakan tangan memukul bola setelah melakukan gerakan tolakan. Pada saat memukul bola bagian pergelangan harus aktif. Jika bola berada tinggi di atas net maka yang dipukul adalah bagian atas bola tersebut.

4. Gerak Mendarat

Yatu gerak yang dilakukan setelah pukulan. Pendaratan dilakukan oleh kedua ujung kaki secara bersama-sama dan kedua lutut mengeper.

Ada tiga teknik smash yang lazim digunakan sebagai berikut :

1. Smash Normal

Yaitu smash yang dilakukan setelah mengambil awalan pada saat bola lepas dan tangan pengumpan. Tinggi bola dari pengeumpan mencapai ketinggian 3cm dari net. Bola dipukul saat jarak bola dengan net sekitar 20cm sampai 50cm.

2. Semi Smash

Yaitu gerkan snash yang dilakukan setelah bola lepas dari tangan pengumpan. Terlebih dahulu pemain harus melangkah menuju pengumpan. Ketinggian bola yang dilempar 1m dari net.

3. Push Smash

Yaitu gerakan smash yang dilakukan setelah melakukan awalan keluar garis samping. Setelah itu pemain melangkah menyongsong datangnya bola. Arah bola biasanya tidak terlalu tinggi dari net.

E. PERATURAN PERMAINAN

Dalam permainan bola voli digunakan aturan-aturan yang telah baku. Beberapa peraturan pokok dalam permainan bola voli sebagai berikut :

1. Setiap pelanggaran (kesalahan) dalam bermain akan dikenai hukuman, yaitu memberikan satu nilai kepada regu lawan. Regu yang melakukan servis namuan melakukan pelanggaran hukumnya adalah pindah bola. Perkecualiannya terdapat pada saat terjadi rally poin, yaitu setiap kali mati atau mematikan lawan dihitung poin

2. Kesalahan dalam melakukan servis adalah bola tidak dilambungkan, bola tidak dipukul dengan tangan, bola keluar lapangan, bola menyentuh atau menyangkut net, mengulur-ulur waktu ketika servis, dan menginjak garis belakang ketika bola belum dipukul.

3. Kesalahan pada waktu bermain didekat net adalah pemainmenyhentuh net atau tiang ketika bola dimainkan, tangan pemain melewati net ketika menyelesaikan serangannya. Kaki pemain melewati garis tengan lapangan dan mengganggu lawan dengan menyentuh bola dari bawah.

4. Kesalahan ketika bermainadalah bola voli dipukul dua kali bersamaan (double), bola dipukul keluar lapangan, memukul bola melewato roads yang dipasang pada ujung net, menyentuh bola dengan bagian tubuh, pemain pengganti tidak meapor kepada petugas pencatat, dan pemain memasuki lapangan lebihdari tiga kali dalam satu set.

The Banana Smoothie Theme. Blog di WordPress.com.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.